Pergerakan Tanah Terjang Cintaasih KBB: 165 Warga Terancam, 35 Rumah Rusak

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)

i

Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id — Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Pergeseran tanah yang terjadi secara perlahan namun terus berlanjut ini memberikan dampak serius bagi ratusan warga.

Menurut laporan awal dari Ketua RT setempat, J. Rahmat, terdapat 54 kepala keluarga yang terdampak langsung, dengan total 165 jiwa berada dalam kondisi rawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedikitnya 35 rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Kerusakan yang terjadi meliputi dinding rumah yang retak, lantai yang bergelombang, hingga pondasi bangunan yang mulai bergeser.

Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)
Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)

“Pergerakan tanah ini sudah terasa sejak beberapa hari sebelumnya, namun puncaknya terjadi pada tanggal 7. Banyak rumah warga yang mulai retak dan bergeser. Kami terus mendata dan mengingatkan warga agar tetap waspada,” ujar J. Rahmat dalam laporan yang ia sampaikan melalui sambungan seluler kepada wartawan, Rabu 10 Desember 2025.

Baca Juga:  HUT Korpri, Jeje Dorong ASN KBB Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Profesionalitas

Selain kerusakan bangunan, warga juga merasakan kekhawatiran akibat potensi pergeseran tanah susulan.

Sejumlah titik di sekitar permukiman terlihat membuka celah baru, sementara beberapa pekarangan rumah menunjukkan retakan memanjang yang dikhawatirkan terus meluas terutama saat curah hujan tinggi.

Pemerintah desa bersama aparat Kecamatan Cipongkor langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi lapangan dan memastikan proses pendataan berjalan cepat.

Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)
Bencana pergerakan tanah kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Cilame, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05, Dusun Ci Keueus, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor (foto: istimewa)

Laporan sementara menunjukkan bahwa sebagian rumah yang terdampak sudah tidak layak huni dan mengharuskan pemiliknya untuk mengungsi.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa mengeluarkan imbauan resmi kepada warga di zona rawan agar segera mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang lebih aman, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah sekitar.

Hal ini dilakukan untuk mencegah korban jiwa apabila terjadi longsor atau pergeseran susulan.

Aparat desa juga telah mengirimkan surat resmi kepada BPBD Kabupaten Bandung Barat guna meminta peninjauan cepat dan penanganan lebih lanjut.

“Kami sudah mengirim surat kepada BPBD Bandung Barat agar bencana tersebut segera ditinjau,” jelas J. Rahmat.

Baca Juga:  Bupati Jeje Dukung APH Usut Pejabat yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi

Sementara itu, warga yang rumahnya terdampak kini memilih mengamankan diri dengan tinggal sementara di rumah saudara atau warga lain yang berada di wilayah aman.

“Warga yang terdampak saat ini berada di kerabat dan di rumah warga yang tidak terdampak pergerakan,” tambahnya.

Aparatur desa bersama masyarakat setempat masih terus melakukan pemantauan terhadap retakan tanah di titik-titik kritis.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kondisi di lokasi masih tergolong rentan sehingga kewaspadaan perlu terus ditingkatkan.

Dihimbau seluruh warga Desa Cintaasih dan wilayah rawan lainnya untuk selalu melaporkan setiap perubahan kondisi tanah dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru