Lagi-lagi CV Putra Gabus Mandiri Diduga Kurangi Volume, Proyek Kabupaten Bekasi Acak-acakan 

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – CV Putra Gabus Mandiri kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan kontraktor ini diduga kembali melakukan praktik pengurangan volume pekerjaan pada proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi.

Proyek peningkatan jalan lingkungan di Kampung Kempes, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukawangi, menjadi bukti dugaan ketidakprofesionalan pelaksanaan pekerjaan.

Proyek tersebut berasal dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi dengan nilai anggaran sebesar Rp355.516.200,00.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pelaksanaan proyek disebut tidak sesuai dengan kontrak maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Rahmat (37), yang akrab disapa Goler, menyampaikan kepada media bahwa ia mendapati adanya pengurangan volume pekerjaan, terutama pada ketebalan beton jalan.

Proyek tersebut berasal dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi dengan nilai anggaran sebesar Rp355.516.200,00. (Foto: dok. Sekitarkita.id)
Proyek tersebut berasal dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi dengan nilai anggaran sebesar Rp355.516.200,00. (Foto: dok. Sekitarkita.id)

Ia menyebut bahwa CV. Putra Gabus Mandiri sebelumnya juga melakukan praktik serupa di Kecamatan Tarumajaya.

“Saya kembali mendapati pekerjaan yang dikerjakan CV. Putra Gabus Mandiri mengurangi volume. Di lokasi Kampung Kempes, ketebalan beton hanya 8 hingga 12 cm, padahal sesuai RAB seharusnya 15 cm, proyeknya acak acakan,” ungkap Goler, Sabtu (24/5).

Baca Juga:  Prabowo terima telepon dari PM Kanada Justin Trudeau, ini yang dibahas

Pengukuran dilakukan menggunakan metode tarik benang di beberapa titik, dan hasilnya menunjukkan ketidaksesuaian ketebalan beton yang mencolok. Menurut Goler, jika proyek dibayar 100% padahal volume tidak terpenuhi, maka sangat berpotensi menimbulkan kerugian negara.

 

“Kami dari Lembaga Independen Anti Rasuah (LIAR) telah melaporkan hal ini ke dinas terkait. Kami menunggu langkah tegas dari Disperkimtan. Jangan sampai praktik seperti ini dibiarkan berulang,” tegasnya.

 

Goler juga mendesak agar CV. Putra Gabus Mandiri diberikan sanksi tegas hingga blacklist sebagai penyedia jasa di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jika dibiarkan, bukan hanya keuangan daerah yang dirugikan, tetapi juga masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari infrastruktur yang layak dan berkualitas.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: kontributor Bekasi/ VAL

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru