Polres Cimahi Bekuk 3 Anggota Geng Motor Pasca Bentrokan Maut, 2 Pelaku Buron

- Penulis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.ID- Jajaran Sat Reskrim Polres Cimahi berhasil meringkus tiga dari lima anggota geng motor yang diduga melakukan aksi kekerasan hingga mengakibatkan seorang warga di Bandung Barat meninggal dunia.

Aksi brutal tersebut terjadi pada Sabtu, 28 September 2024, di Kampung Haurngambang RT02/07, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Korban, Muhammad Alfarizi, tewas setelah terlibat cekcok dengan kelompok pelaku.

“Peristiwa ini berawal dari kesalahpahaman antara dua kelompok geng motor. Saat itu, korban bersama teman-temannya sedang berada di tempat kejadian, kemudian para pelaku datang dan terjadilah kebetulan,” ungkap Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto dalam konferensi pers di Mapolres Cimahi, Senin, 1 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perselisihan tersebut memicu penyerangan, di mana salah seorang pelaku menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka fatal. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Kasih Bunda, namun nyawanya tidak tertolong.

“Kami berhasil mengamankan tiga tersangka, yaitu D, LS, dan FY. Sementara dua pelaku lainnya, F dan I, masih dalam pengejaran karena identitas mereka sudah kami ketahui,” jelasnya.

Baca Juga:  Minat Baca di Bandung Barat Menurun, Sonya Fatmala: Budaya Literasi Sebagai Ujung Tombak

Tri juga menyebut bahwa kedua kelompok geng motor yang terlibat dalam kejadian ini diketahui berada dalam pengaruh minuman keras saat peristiwa terjadi.

“Untuk penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil otopsi, namun dari pemeriksaan sementara terdapat luka robek di sekitar perut korban,” tambahnya.

Kapolres Cimahi juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas dan terukur jika para pelaku tidak menyerahkan diri. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ancaman geng motor di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Kami Polres Cimahi akan selalu hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat. Untuk anggota geng motor, saya tegaskan, jangan memaksakan diri di wilayah kami karena kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas,” tandasnya.

Para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-3 juncto Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara itu, kakak korban, Beni Badrusalam, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci kejadian yang mengecewakan adiknya.

“Saat kejadian, saya sedang di rumah. Dapat kabar dari paman kalau adik saya ditusuk sekitar jam 12 malam,” ujarnya.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, Ketua DPC PDIP KBB Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Pelayanan Publik di 2026

Beni juga menyampaikan bahwa dirinya sering mengingatkan adiknya untuk tidak melakukan hal-hal yang berbahaya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan kelompok geng motor yang meresahkan dapat berantas.

“Saya berterima kasih kepada Polres Cimahi yang telah menangani kasus adik saya. Semoga Polres Cimahi terus maju,” tutupnya.

 

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru