AdinJava– Ini adalah postingan terakhir siswa FN yang diduga sebagai pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta.
Saat ini, unggahan terakhir FN dikaitkan dengan kasus terorisme luar negeri.
Di media sosial kini ramai dibicarakan mengenai akun TikTok yang diduga merupakan pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akun TikTok yang diduga pelaku adalah @doomedashes.
Menariknya, unggahan terakhir F mirip dengan kasus terorisme di luar negeri.
Akun X @tilehopper menyampaikan foto tersebut diunggah 8 jam sebelum terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Foto tas biru muda diduga merupakan unggahan pelaku.
Tampaknya tersangka mengambil gambar di dalam kamar mandi.
Tas itu juga ditemukan dalam kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Yang menjadi perhatian adalah, pelaku memperlihatkan jarinya dengan posisi seperti ‘OK’ dimana jari telunjuk dan jempol membentuk bentuk ‘O’.
Simbol tangan tersebut mirip dengan dua remaja asing, Henderson Solomon (17) dan Natalie Samantha (15).
Ia adalah pelaku penembakan di Sekolah Menengah Antioch di Nashville, Tennessee, AS, pada 22 Januari 2025.
Sebelum terjadi penembakan, Henderson bepergian ke kamar mandi sekolah dan diduga telah mengambil senjata di tempat tersebut.
Ia juga membagikan gambar dengan tangan yang memperlihatkan isyarat ‘OK’.
Begitu pula dengan Natalie Samantha yang juga memberikan simbol serupa sebelum menembak di sekolah swasta Kristen di Wisconsin pada tahun 2024.
Simbol tangan tersebut diduga merupakan lambang yang digunakan oleh kelompok supremasi kulit putih.
Tetapi demikian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap motif F dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta.
“Itu juga yang sedang kita pelajari, apakah dia memahami pandangan tertentu, apakah terpapar pada suatu materi atau mungkin saja juga hal yang membuatnya tertarik serta kaitannya dengan alasan mengapa dia melakukan semuanya, sementara sedang kita dalami,” tutur Listyo.
Menurutnya, polisi telah menemukan beberapa barang bukti yang keterkaitan dengan ledakan di SMAN 72 Jakarta.
“Dengan jumlah besar bukti yang memberi dorongan untuk, tentu saja sedang kita kumpulkan,” ungkapnya.
Bukti tersebut mencakup tulisan, serbuk, catatan-catatan, serta media sosial yang dimiliki tersangka, F.
“Terdapat tulisan mengenai bukti berupa bubuk yang diduga bisa dikarenakan risiko ledakan, catatan lain kami kumpulkan, termasuk juga pemeriksaan terhadap media sosial dan keluarga, untuk mengumpulkan seluruhnya,” ungkapnya.
Kini berita yang beredar adalah F menjadi penderita perundungan di sekolah.
Berita beredar bahwa F melakukan tindakan kejam sebagai bentuk balas dendam.
“Itu salah satu hal yang juga kita kumpulkan keterkaitan bagian dari upaya kami dalam mengungkap motif. Informasi yang bisa memberi dorongan untuk proses kami untuk memperoleh gambaran mengenai motif tentunya kami kumpulkan,” ungkapnya.
SOSOK F
Informasinya dia mempunyai inisial F atau MFNH.
Usianya masih 17 tahun.
Sekarang F berada di kelas 12 SMA Negeri 72 Jakarta.
Sahabat sekelas, R menyampaikan bahwa F dikenal sebagai seseorang yang diam dan tak henti-hentinya berada sendirian.
“Di sekolah di kelas terus. Memang pendiam,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan untuk saat ini, pihak kepolisian menemukan dua perabot yang mirip senjata.
Ujar K, senjata tersebut mencantumkan beberapa nama pelaku serta tahun terjadinya kejadian pembunuhan massal atau serangan teror.
“Senjata itu tidak asli, yang jadi masalah adalah tulisannya. Di senjata tersebut terdapat dengan jumlah besar tulisan yang seharusnya tidak berada di sana. Andaikan, tahun kapan pelaku teroris itu ditulis namanya di situ, pelaku teroris yang menembak masjid,” ujar R.
K mengira F melakukan tindakannya bukan sebab dendam, namun sebab memang terobsesi melakukan tindakan kriminal seperti itu.
“Mungkin saja hanya hasratnya saja. Inspirasi dia untuk melakukan ini,” ungkapnya.
Artikel ini telah diterbitkan di TribunnewsBogor
Baca artikel lain dari TRIBUN MEDAN di Google News
Ikuti pula informasi lainnya di Fb, Instagram, Twitter, dan WA Channel
Berita terbaru lainnya di Tribun Med








