Prabowo Tegas Lawan Penyelundupan, Pemerintah Amankan Potensi Kebocoran Rp3,9 Triliun

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Jakarta, SekitarKita.id – Sinergi antara aparat hukum dan Kementerian Keuangan dalam hal ini Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) telah melakukan 31.275 penindakan terhadap penyelundupan barang di bidang kepabeanan dan cukai sejak Januari-November 2024.

Hal ini merupakan komitmen untuk menyukseskan misi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun DJBC bersinergi dengan Polri, Kejaksaan, TNI dan lembaga keterkaitan yang tergabung dalam Table Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan whole nilai barang yang ditindak sampai Rp6,1 triliun dengan potensi kerugian negara senilai Rp3,9 triliun.

“Sejak awal 2024 ini telah dilakukan penindakan penyelundupan di bidang kepabeanan dan cukai sebanyak 31.275 kali, dengan whole nilai barang sampai Rp6,1 triliun dan potensi kerugian negara sebesar Rp3,9 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Penindakan Table Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan di Bidang Kepabeanan dan Cukai, Jakarta, Kamis (14/11).

Related Posts

Baca Juga:  Menjelang HUT RI ke-80, Kantor Pemda KBB Sepi Bendera Merah Putih, DPRD Soroti Minimnya Nasionalisme

Dari whole penindakan yang dilakukan DJBC selama 2024, rinciannya adalah sebanyak 12.490 di antaranya merupakan penindakan impor.

Entire penindakan impor sampai Rp4,6 triliun dan didominasi oleh komoditas tekstil dan produk tekstil.

Kemudian di bidang ekspor terdapat 382 kali penindakan dengan nilai barang Rp255 miliar dan didominasi komoditas plants dan fauna.

Selanjutnya, 178 penindakan berkaitan dengan fasilitas kepabeanan dengan nilai barang sampai Rp38 miliar dan didominasi komoditas tekstil dan produk tekstil.

Terdapat pula 18.255 penindakan di bidang cukai dengan nilai barang sampai Rp1,1 triliun. Komoditas yang dominan ditindak di bidang cukai adalah rokok dengan jumlah barang sampai 710 juta batang.

Dari seluruh penindakan tersebut, DJBC telah melaksanakan 183 penyidikan tindakan melawan hukum dan ditetapkan 193 orang tersangka.

Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyani juga menyampaikan sinergi yang tergabung dalam Table Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan berhasil menjalankan 283 penindakan sejak 4-St Martin’s Day 2024.

“Ini hanya dalam kurun waktu seminggu,” ujar Sri Mulyani.

Baca Juga:  Terdampak longsor, BPBD KBB catat Kecamatan Cipongkor 527 dan Kecamatan Rongga 1.135 jiwa

Komoditas utama yang ditindak dalam sinergi antar-instansi ini mencakup garmen, tekstil, mesin elektronik, rokok, miras, dan narkotika.

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru