Regulasi PPDB diklaim kurang efektif, SMK swasta di Bandung Barat sepi peminat, kok bisa?

- Penulis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK swasta yakni Daarul Ulum, Margaluyu, Kecamaten Cipeundeuy KBB (foto: istimewa/ SMK Daruul Ulum Margaluyu)

i

SMK swasta yakni Daarul Ulum, Margaluyu, Kecamaten Cipeundeuy KBB (foto: istimewa/ SMK Daruul Ulum Margaluyu)

[ad_1]

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Menjelang berakhirnya gelombang pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat jenjang SMA tahun ajaran 2024/2025. Calon Peserta Didik Baru (CPDB) di SMK swasta di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepi peminat.

Salah satunya SMK swasta yakni Daarul Ulum, Margaluyu, Kecamaten Cipeundeuy KBB, Mirisnya, di sekolah tersebut baru ada 20 CPDB yang mendaftar. cukup minim jika dibandingkan dengan sekolah negeri lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini diutarakan, Kepala Sekolah SMK Daarul Ulum, M Fathan Fadilah, ia mengatakan minat siswa atau CPDB tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Ia menjelaskan, meskipun ada aturan Zonasi, menurutnya masyarakat tetap cenderung lebih mengutamakan untuk mendaftarkan anaknya di sekolah negeri.

“Minat siswa untuk tahun ini anjlok menurun karena memang di daerah Cipeundeuy masih banyak sekolah negeri sehingga minat masuk swasta itu jadi rendah,” kata M Fathan Fadilah saat ditemui, dirilis Sabtu (06/07/2024).

Related Posts

Ia menyebut, dari data yang dihimpun, terlihat SMA/SMK Negeri masih menjadi favorit bagi masyarakat atau CPDB dalam PPDB 2024, hal itu menjadi pemicu animo masyarakat atau CPDB untuk mendaftar di sekolah swasta masih terbilang rendah.

Baca Juga:  Eratani dan Financial institution Jatim Kerja Sama Perluas Pendanaan Petani

Disebutkannya, SMK Daarul Ulum menargetkan sebanyak 50 siswa baru. “Jadi untuk sementara animo masyarakat cukup rendah karena siswa lebih antusias daftar ke SMK dan SMA negeri. Memang tahun sekarang minat siswa dominasinya ke sekolah negeri,” katanya.

Dikatakan Fathan kembali, padahal, siswa yang bersekolah di SMK Daarul Ulum tidak dipungut biaya alias gratis. Adapun biaya operasional sekolah hanya mengandalkan bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah.

“Memang di sekolah kami BOS masih berjalan. SMK Daarul Ulum juga biaya masuk dan sementaranya gratis,” ujar dia.

Kendati demikian, menurutnya tak banyak yang mendaftar di SMK Daarul Ulum. Ia menilai hal ini disebabkan adanya aturan PPDB seperti zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi. Untuk menggaet siswa pihaknya gencar mempromosikan melalui pintu ke pintu.

“Kami memang blusukan datang ke rumah-rumah warga, menawarkan program-program Sekolah,” jelasnya.

Disinggung berapa jumlah siswa saat ini, Fathan menuturkan ada enam rombongan belajar (rombel). Satu rombel terdiri dari 20 siswa. Ia juga mengakui pada PPDB tidak terlalu berpatokan kepada gelombang pendaftaran.

Baca Juga:  Jelang Libur Nataru 2026, Bupati Jeje Ultimatum Praktik Getok Harga Parkir di Wisata Lembang

“Ada Enam rombel. Satu rombelnya sekitar 20 siswa. Di sini memang tidak ada gelombang. Mungkin sekarang sudah masuk dua,” ujar M Fathan menandaskan.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:45 WIB

5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terbaru