[ad_1]
KBB, SekitarKita.id – Desa Cilame yang dipimpin oleh Kades Aas Mohammad Ansor merayakan HUT RI ke-79 dengan cara yang berbeda dari biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, rutinitas peringatan tidak melibatkan upacara bendera dan karnaval tradisi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Sebaliknya, warga desa menyaksikan pagelaran wayang golek yang dipersembahkan oleh Putra Giri Harja, dengan dalang H. Dadan Sunandar Sunarya.
Acara ini bukan hanya untuk memperingati HUT RI ke-79, tetapi juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi antar warga dan memfasilitasi produk-produk UMKM dari Desa Cilame.
Kades Cilame, Aas Mohammad Ansor (Foto: Yudha)
“Ini merupakan implementasi dari visi Desa Cilame “Kompak,” yang merupakan akronim dari Kompetitif, Optimis, Membahagiakan, Pro-Rakyat, Agamis, dan Kreatif,” ujar Aas saat ditemui di lokasi, Jumat 30 Agustus 2024.
Desa Cilame, yang berstatus sebagai desa mandiri, hingga pencapaian ini berkat kinerja, ikhtiar, dan kerja keras antara pemerintah desa dan masyarakat, dengan landasan kekompakan dan gotong royong.
“Kekompakan ini sangat dijaga dan dirawat untuk memastikan kemajuan desa di depannya,” ungkapnya.
Ribuan masyarakat hadir di acara HUT RI ke 79 di Desa Cilame Kecamatan Ngamprah KBB (Foto: Abdul Kholilulloh)
Budaya di Desa Cilame memang cenderung menghindari rutinitas yang terlalu sejumlah besar.
Rutinitas di lingkungan RW dan RT disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, dengan begitu acara desa tetap terkoordinasi dengan baik.
“Dengan dilaksanakannya pagelaran wayang golek dan promo produk UMKM, Desa Cilame tidak hanya merayakan kemerdekaan namun juga memperkuat ikatan sosial dan ekonomi masyarakatnya,” tandasnya.
Pantauan di lokasi, ribuan warga Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB menyaksikan acara wayang golek, puluhan UMKM juga ikut memeriahkan acara tersebut.
[ad_2]
Source link








