Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidato Kenegaraan 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI serta  Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan disaksikan oleh unsur pemerintahan Forkompinda, DPRD KBB, TNI Polri, tokoh agama dan masyarakat secara virtual di gedung DPRD KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Pidato Kenegaraan 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan disaksikan oleh unsur pemerintahan Forkompinda, DPRD KBB, TNI Polri, tokoh agama dan masyarakat secara virtual di gedung DPRD KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

KBB | SEKITARKITA.id – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mengungkap enam fokus utama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa selama 21 bulan memimpin pemerintahan.

Pidato Kenegaraan 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan disaksikan oleh unsur pemerintahan Forkompinda, DPRD KBB, TNI Polri, tokoh agama dan masyarakat secara virtual di gedung DPRD KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Pidato Kenegaraan 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan disaksikan oleh unsur pemerintahan Forkompinda, DPRD KBB, TNI Polri, tokoh agama dan masyarakat secara virtual di gedung DPRD KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan Presiden 2026 pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan kembali cita-cita para pendiri bangsa yang telah mewariskan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan makmur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia yang berdaulat adil dan makmur. Indonesia yang kekayaannya harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja,” ujar Prabowo dikutip dari video virtual.

Bersamaan dengan penyampaian pidato tersebut, ditampilkan infografis yang merangkum enam fokus pemerintah selama 21 bulan dalam menangani berbagai persoalan nasional.

 

Fokus pertama pemerintah adalah menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melakukan perubahan di berbagai sektor strategis dan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Raup cuan Dana Desa, Bimtek jadi ajang bisnis oknum Dinas di Kabupaten Bekasi

Fokus kedua adalah pencapaian swasembada pangan dalam waktu satu tahun.

Pencapaian tersebut disebut lebih cepat dibandingkan target awal pemerintah. Prabowo menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga para penyuluh pertanian.

“Ini adalah akibat kerja tim yang membantu saya. Menteri Pertanian dengan seluruh jajarannya, para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung oleh pemda, didukung oleh TNI dan Polri,” kata Prabowo.

Fokus ketiga berkaitan dengan sektor pertanian, yakni penghapusan 145 aturan dalam penyaluran pupuk.

Dalam infografis pemerintah disebutkan, kebijakan tersebut turut berdampak terhadap penurunan harga pupuk sebesar 20 persen. Di sisi lain, laba PT Pupuk Indonesia disebut meningkat hingga 252,8 persen.

Pemerintah juga menargetkan dan mengklaim telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan.

Delapan komoditas tersebut meliputi, beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, cabai rawit.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Baca Juga:  Lana 'menyediakan 4 trek baru di depan tampilan mangkuk yang tidak masuk akal

Lalu kemudian, fokus kelima adalah mewujudkan swasembada energi melalui penerapan diesel B50.

Dalam infografis yang ditampilkan saat pidato disebutkan bahwa sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar.

Kebijakan tersebut diklaim mampu menghemat devisa hingga Rp170 triliun per tahun.

Pada fokus keenam pemerintah mencakup pelaksanaan program Makan Bergizi, Bansos Digital, serta hilirisasi.

Ketiga program tersebut disebut telah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.

Prabowo menegaskan bahwa dirinya mendapatkan mandat dari rakyat bukan untuk menjelaskan alasan sebuah persoalan tidak dapat diselesaikan, melainkan untuk mencari jalan keluar dari berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

“Kami memilih mengambil keputusan yang sulit pada hari ini daripada mewariskan masalah yang lebih berat lagi dan lebih rumit lagi kepada generasi-generasi penerus kita,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI juga disaksikan secara virtual dari Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan dan anggota DPRD KBB dari masing-masing fraksi, unsur Forkopimda KBB, TNI/Polri, serta tokoh masyarakat Bandung Barat.

Baca Juga:  Truk Terperosok ke Jurang di Cihanjuang Bandung Barat, Evakuasi Terkendala Medan Curam

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penyampaian capaian sekaligus arah kebijakan pemerintah dalam melanjutkan pembangunan nasional menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir
Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Selasa, 29 September 2026 - 08:28 WIB

Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan

Selasa, 29 September 2026 - 08:04 WIB

Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Berita Terbaru

Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Bandung Barat

Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:04 WIB