Syafa Nur Safitri, Mentor Virtual Advertising yang Membantu Menuju Mahasiswa Kesuksesan

- Penulis

Senin, 16 Desember 2024 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syafa Nur Safitri, Mentor Virtual Advertising yang Membantu Menuju Mahasiswa Kesuksesan

[ad_1]

Surabaya, 14 Desember 2024 – Tidak semua orang memulai antar-jemput mereka dengan rencana besar. Syafa Nur Safitri, seorang mentor virtual advertising and marketing di Maxy Academy, adalah contoh nyata bahwa kesuksesan dapat datang dari langkah kecil yang tidak terencana. Dimulai dari seorang lulusan D4 Desain Grafis yang “tidak sengaja” mengenal virtual advertising and marketing, kini Syafa telah membimbing ratusan mahasiswa untuk menemukan jalan sukses mereka di era virtual.

“Saya tidak mempunyai latar belakang pemasaran virtual sama sekali,” kenang Syafa. “Tapi semakin lama aku sadar, sekarang apa-apa butuh jualan, dan jualannya on-line. Jadi mau tidak mau, aku belajar. Awalnya saya mengajarkan orang tua jualan di pasar seperti Tokopedia dan Shopee. Tapi di situ juga aku sadar, dengan jumlah besar banget orang yang butuh bantuan buat mulai jualan on-line. Dari situ saya tertarik mengajar virtual advertising and marketing, mencapai dalam hal apa pun menjadi mentor di Maxy Academy.”

Bagi Syafa, menjadi mentor bukan sekadar mengajar, melainkan berbagi kebahagiaan. “Motivasi terbesar saya? Sejujurnya aja, rasa senang yang saya mendapatkan setiap kali muridku berhasil. Entah itu jualannya laku, keterima kerja, atau sekadar cerita soal kemajuan mereka. Itu bikin aku semangat terus ngajar!” ungkapnya.

Kisah sukses Annisa Sofwatunnida menjadi salah satu cerita yang paling membekas di tengah-tengah perjalanan Syafa sebagai mentor. Annisa, seorang mahasiswa Sastra Inggris yang awalnya tidak tahu apa-apa tentang virtual advertising and marketing, tak henti-hentinya datang ke Syafa untuk bertanya bahkan terbuka untuk soal tugas. Dengan bimbingan intensif, Annisa berhasil membuktikan kemampuannya. “Perusahaan tempat dia magang puas banget sama kerja dia, mencapai dalam hal apa pun di-hire full-time. Kita sempat ngobrol di McD Cikini soal masa depan dia, dan aku bangga banget melihat kemajuannya,” cerita Syafa dengan penuh haru.

Salah satu keunggulan Syafa sebagai mentor adalah pendekatannya yang non-public dan tenang. “Aku tidak suka kalau suasana belajar itu kaku. Aku suka ngajak ngobrol, bercanda, dan bikin suasana kelas cair. Sejumlah besar muridku yang dalam hal apa pun menjadi teman sendiri. Tapi alternatifnya, saya juga selalu menyukai gambaran mereka tentang dunia virtual advertising and marketing, biar mereka paham peluang besar di bidang ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Melihat Galaxy S24 Ultra yang menjalankan One UI 7

Tetapi, Syafa juga menyadari tantangan terbesar dalam membimbing siswa adalah mengubah pola pikir mereka. “Sejumlah besar yang mikir virtual advertising and marketing itu cuma soal penjualan. Walaupun ada dengan jumlah besar hal seru seperti membuat konten, copywriting, search engine optimization, mencapai strategi pemasaran. Kalau mereka sudah mencoba sendiri, apalagi berhasil jualan dan mendapat untung, mereka pasti langsung ketagihan!” ungkapnya sambil tertawa.

Bagi Syafa, antar-jemput menuju kesuksesan adalah proses yang harus segera dinikmati, bukan dikejar dengan terburu-buru. “Jangan merasa down saat gagal di awal, dan jangan ngebandingin diri sendiri sama orang lain. Aku lebih dulu juga pernah digaji cuma 200 ribu untuk 3 bulan kerja, dan itu nggak papa. Namanya juga awal mula. Sepanjang kamu terus belajar dan berkembang, hasilnya pasti akan datang.”

Syafa juga pentingnya menikmati proses belajar. “Virtual advertising and marketing itu seru, apalagi kalau kamu berhasil melihat hasilnya. Selalu melihat ke depan dan nikmati setiap kemajuan yang kamu capai. Hasil memuaskan pasti akan menyusul!” menambahkan.

Baca Juga:  4 Alasan Umum yang Mengganggu Wanita Hebat Tidak Bisa Menemukan Suami | Catherine Behan

Sebagai mentor, Syafa punya visi sederhana tetapi penuh makna. “Saya ingin membantu sebanyak mungkin saja orang. Mentoring ini adalah salah satu cara saya berbagi. Saya senang melakukannya, dan saya harap apa yang saya lakukan bisa membawa dampak positif bagi dengan jumlah besar orang.”

Melalui dedikasi dan semangatnya, Syafa Nur Safitri telah menjadi inspirasi bagi dengan jumlah besar mahasiswa, membuktikan bahwa kesuksesan adalah hasil dari ketekunan, kemauan untuk belajar, dan keberanian untuk memulai dari nol.

[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/9bcbb6d5-09a1-11ee-ba3f-0a58a9feac02/d5a2abb1-baf0-11ef-82fa-0a58a9feac02



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Seorang pemuda berusia 21 tahun tertemper Kereta Rel Diesel (KRD) Lokal jurusan Padalarang-Bandung (foto: istimewa)

Bandung Barat

Tertemper KRD Lokal di Cimahi, Pemuda 21 Tahun Alami Patah Tulang

Rabu, 8 Jul 2026 - 22:24 WIB