Tantangan Pengusaha di Tengah Melemahnya Daya Beli

- Penulis

Selasa, 5 November 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Setelah merasakan deflasi sepanjang lima bulan berturut-turut mencapai September 2024, daya beli masyarakat Indonesia kian melemah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan sebesar 1,84%, sementara waktu Buying Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke angka 49,2, menandakan sektor manufaktur sedang lesu. Kondisi ini mengindikasikan lemahnya aktivitas ekonomi dan menurunnya pendapatan masyarakat, yang paling terasa di kalangan kelas menengah.

Para ekonom memperingatkan bahwa tren deflasi ini dapat berakibat buruk bagi konsumsi domestik. Bhima Yudhistira dari Celios menyebut penurunan daya beli sebagai tanda serius yang perlu diperhatikan, sementara waktu Josua Pardede dari Financial institution Permata menyoroti dampak negatif lonjakan PHK dan stagnasi upah terhadap konsumsi masyarakat. Kondisi ini menciptakan tantangan besar bagi pengusaha yang bergantung pada pasar domestik untuk tetap bertahan dan berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menghadapi tantangan di tahun 2025, ada sejumlah strategi praktis yang bisa diterapkan. Pengusaha bisa menawarkan produk hemat yang tetap bernilai, memperketat pengeluaran untuk fokus pada aktivitas yang mendatangkan penjualan, serta memperkuat loyalitas pelanggan dengan penawaran khusus. Selain itu, mendapatkan keuntungan dari teknologi untuk efisiensi biaya dan memakai konten advertising yang lebih private juga dapat membantu menjaga bisnis tetap relevan di mata konsumen.

Baca Juga:  Pusat Pelatihan Rigger Delangan Puluhan Lulusan Di Tahun 2024

Menghadapi tahun 2025, pengusaha tidak cukup hanya bertahan; mereka perlu membangun fondasi bisnis yang lebih kuat melalui inovasi dan strategi baru. Untuk panduan lebih lanjut, Sekolah CEO Bisnishack menyediakan dukungan bagi pelaku bisnis yang ingin meningkatkan omzet dan ketahanan mereka. Hubungi Reny Violeta di [email protected].

Sumber : VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru