Total Keracunan 192 Siswa, BGN Ogah Tutup Dapur MBG di Cihampelas KBB

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krey Stainles milik Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), foto: Abdul Kholilulloh

i

Krey Stainles milik Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mengguncang Kabupaten Bandung Barat (KBB). .

Hingga Kamis (25/9/2025) siang, tercatat 192 siswa dari empat sekolah di Kecamatan Cihampelas mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG.

Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah, menyebutkan dari total korban, 113 siswa sudah dipulangkan, sementara 79 lainnya masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan maupun posko darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak pagi masih terus berdatangan pasien baru. Meski jumlahnya mulai landai, kami tetap siaga di posko,” kata Edah saat ditemui di GOR Desa Mekarmukti, Kamis (25/9/2025).

Krey Stainles milik Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), foto: Abdul Kholilulloh
Krey Stainles milik Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), foto: Abdul Kholilulloh

Ia merinci, total kasus ada 192 siswa, berdasarkan data resmi Puskesmas Cihampelas, adapun rincian korban keracunan massal yakni SMKN 1 Cihampelas 176 siswa, MA Al Muhtariah Mande 7 siswa, MTs Al Muhtariah Mande 8 siswa, SDN 1 Cihampelas 1 siswa

“Para korban mengalami gejala bervariasi, di antaranya, mual 99 siswa, pusing 110 siswa, muntah 20 siswa dan sesak napas 18 siswa,” ujarnya.

Baca Juga:  Stray Kids Peringkat 6 No. 1 di Billboard 200 Chart Dengan 'HOP'

Bahkan, sejumlah siswa sempat mengalami kejang dan kram sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Penanganan dilakukan di Posko Puskesmas Cihampelas dan GOR Desa Mekarmukti, sementara puluhan lainnya dirujuk ke RSUD Cililin, RS Dustira, RS Kharisma Cimareme, hingga beberapa klinik swasta.

Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah (foto: Abdul Kholilulloh)

Meski kasus meluas, penyebab keracunan MBG ini masih belum pasti. Sampel makanan telah dikirim ke Labkesda Pemkab Bandung Barat dan diperkirakan hasil uji keluar dalam 14 hari ke depan.

“Memang ada laporan dari siswa dan guru yang menyebutkan makanan sempat berbau dan wadah penyimpanan kurang bersih. Tetapi, kami tetap menunggu hasil resmi laboratorium,” jelas Edah.

Insiden ini memunculkan trauma mendalam bagi para siswa. Banyak yang kini enggan kembali mengonsumsi menu MBG.

Sebagai langkah sementara, Badan Gizi Nasional (BGN) mengganti menu MBG dengan makanan kering berupa biskuit, buah, dan susu.

Namun, BGN menegaskan tidak akan menutup dapur MBG di Cihampelas, meski desakan evaluasi terus menguat.

Edah menilai, evaluasi ketat perlu dilakukan, terutama terkait kebersihan dapur, sistem distribusi, pengemasan, hingga variasi menu. Menu seperti karedok, menurutnya, kurang cocok disajikan kepada siswa.

Baca Juga:  PERSIB Juara Liga 1, video Bobotoh berpesta sambut kemenangan

“Kalau memang program ini akan berlanjut, dapur MBG harus benar-benar diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Edah.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru