Trump: ‘Khamenei, Salah Satu Tokoh Paling Jahat Sepanjang Sejarah, Telah Tewas’ Usai Serangan AS–Israel

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas (foto: platform media sosialnya @realdonaldtrump)

i

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas (foto: platform media sosialnya @realdonaldtrump)

SEKITARKITA.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam sebuah operasi militer yang diklaim sebagai kerja sama gabungan antara Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosialnya, @realdonaldtrump, dilansir Sekitarkita.id, pada Minggu (1/3/2026).

Dalam unggahannya, Trump menyebut kematian Khamenei sebagai bentuk “keadilan” bagi rakyat Iran, warga Amerika Serikat, serta masyarakat internasional yang disebutnya menjadi korban kebijakan dan tindakan Khamenei selama berkuasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi seluruh rakyat Amerika yang hebat, serta orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan kelompok preman haus darahnya,” tulis Trump.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pasca serangan AS- Israel (foto: Instagram @azadarekashmir)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pasca serangan AS- Israel (foto: Instagram @azadarekashmir)

Trump juga mengklaim bahwa operasi tersebut melibatkan sistem intelijen dan teknologi pelacakan canggih milik Amerika Serikat yang mampu menargetkan Khamenei dan sejumlah pemimpin lainnya.

Baca Juga:  Pasca viral, Pemkab Karawang turun gunung, bantu kehidupan Samad

“Ia tidak mampu menghindari Intelijen dan Sistem Pelacakan kami yang sangat canggih dan, dengan bekerja sama secara erat dengan Israel, tidak ada satu pun yang bisa ia lakukan, ataupun para pemimpin lain yang tewas bersamanya,” lanjutnya.

IRGC Disebut Melemah

Related Posts

Dalam pernyataannya, Trump turut menyinggung kondisi internal pasukan keamanan Iran, termasuk Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Ia menyebut sebagian anggota IRGC, militer, dan aparat keamanan Iran dikabarkan tidak lagi ingin melanjutkan perlawanan serta tengah mencari jaminan imunitas.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas (foto: platform media sosialnya @realdonaldtrump)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas (foto: platform media sosialnya @realdonaldtrump)

“Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka. Kami mendengar bahwa banyak dari IRGC, militer, serta pasukan keamanan dan kepolisian mereka, tidak lagi ingin bertempur dan sedang mencari kekebalan dari kami,” ujar Trump.

Baca Juga:  Curhat Pedagang Plastik di Bandung Barat: Harga Melonjak Gegara Perang Israel-Iran

Trump juga menegaskan bahwa operasi militer, termasuk pengeboman berat dan terarah, akan terus dilakukan sepanjang pekan ini atau selama diperlukan demi mencapai tujuan yang ia sebut sebagai perdamaian di Timur Tengah dan dunia.

“Sekarang mereka bisa mendapatkan kekebalan, nanti mereka hanya akan mendapatkan kematian! Namun, pengeboman besar dan tepat sasaran akan terus berlanjut tanpa henti sepanjang pekan ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan kami, yaitu perdamaian di seluruh Timur Tengah dan, bahkan, dunia!” tandasnya.

Disisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga menyampaikan pernyataan serupa dengan langsung berbicara kepada rakyat Iran. Ia menyebut rezim Ayatollah sebagai pihak yang telah menindas dan merugikan masyarakatnya sendiri.

“Kita memiliki musuh bersama, rezim Ayatollah yang kejam. Merekalah yang telah merendahkan negara Anda yang indah, membawanya ke titik terendah, dan membantai Anda secara massal,” ujar Netanyahu.

Serangan pada Sabtu disebut berkembang menjadi eskalasi militer yang lebih luas setelah Iran merespons dengan melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel dan sejumlah negara Teluk, termasuk Bahrain, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga:  KPU KBB Intensifkan Roadshow Politik, Fokus Pembaruan Data dan Keterwakilan Perempuan Jelang Pemilu 2029

Akhir Pemerintahan 36 Tahun?

Ali Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan Ruhollah Khomeini. Selama 36 tahun memimpin, Khamenei menghadapi berbagai dinamika politik, tekanan internasional, serta gejolak domestik.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok proksi Iran seperti Hamas dan Hizbullah dilaporkan melemah akibat serangan Israel. Di dalam negeri, gelombang protes terkait kondisi ekonomi memuncak pada Januari lalu dan ditanggapi dengan tindakan keras aparat.

Selain itu, ketegangan Iran-Israel juga memuncak dalam perang singkat selama 12 hari pada Juni lalu, yang diikuti serangan Amerika Serikat terhadap tiga situs nuklir Iran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran yang mengonfirmasi klaim kematian Ali Khamenei maupun detail operasi yang disebutkan oleh Donald Trump. Situasi di kawasan Timur Tengah pun dilaporkan masih sangat dinamis dengan potensi eskalasi lanjutan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Aplatform media sosial @realdonaldtrump)

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Berita Terbaru