SEKITARKITA.id- Sebuah video viral yang memperlihatkan kondisi jalan rusak parah di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyita perhatian warganet.
Dalam video tersebut, seorang pengendara motor mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan langsung mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Video berdurasi kurang dari satu menit (26 detik) itu memperlihatkan pemotor yang belum diketahui identitasnya, melaju tanpa helm sambil merekam kondisi jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terlihat jelas deretan lubang besar menghiasi badan jalan sepanjang ratusan meter yang sangat membahayakan pengendara.
“Tah pak Dedi, masa iya jalan ke kantor Desa Sukatani bagus, tapi jalan umum yang dilewati warga malah rusak parah,” keluh pemotor dalam video yang diunggah ke media sosial dan dikutip dari Sekitarkita.id pada Rabu, 21 Mei 2025.
Ironisnya, dalam video itu juga terlihat bahwa hanya bagian jalan di depan kantor Desa Sukatani yang terlihat mulus dan dicat rapi dengan garis merah-putih di sisi kanan-kirinya. Sementara akses utama jalan umum yang menjadi jalur warga, justru mengalami kerusakan berat.
Spill Kondisi Jalan ke KDM
Alih-alih mengadu ke pemerintah desa atau kecamatan setempat, pemotor tersebut memilih untuk “spill” alias membongkar kondisi jalan itu langsung kepada KDM.
Ia berharap Gubernur Jabar itu bisa melihat langsung kondisi lapangan yang sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki.
“Pak Dedi, ini jalan depan kantor desa bagus banget sampai dicat-cat, tapi lihat jalan umumnya, rusak total, ancur begini panjang sekali,” ungkapnya dengan nada kesal.
Tim Sekitarkita.id melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Aan (54), warga RT03/RW06 Kampung Mama Utara, Desa Sukatani, membenarkan kondisi jalan yang ada di video tersebut. Ia menyebut jalan tersebut sudah rusak selama hampir tiga tahun terakhir.
“Sejak proyek pembangunan kereta cepat, jalan ini rusak parah dan belum diperbaiki secara menyeluruh,” ujarnya.
Aan menambahkan, beberapa kali ada upaya perbaikan, namun hanya berupa tambal sulam. Saat musim hujan, jalan kembali rusak dan membentuk genangan air yang sering menyebabkan kecelakaan.
“Kalau hujan mah tambah parah, motor sering jatuh. Motor saya juga pernah rusak kena lubang. Warga sampai gotong royong nutupin jalan pakai urug,” tambahnya.
Selain menjadi akses vital untuk kendaraan pribadi, jalan tersebut juga merupakan jalur utama distribusi hasil pertanian warga. Aan menyebut banyak petani dan pedagang lokal yang terganggu akibat kerusakan jalan itu.
“Sering dilewati mobil sayuran, warga juga banyak yang pedagang. Malu lah, Bu Camat Agnes Virganty sering lewat sini tapi enggak ada respon,” tegas Aan.
Warga berharap, aduan melalui video yang viral itu bisa segera ditindaklanjuti oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
“Mudah-mudahan Pak Dedi lihat dan respon, demi warga yang tiap hari harus lewat jalan ini,” pungkas Aan.
Camat Ngamprah Tanggapi Keluhan Jalan Rusak, Perbaikan Dijadwalkan Tahun 2025
Menanggapi keluhan warga terkait jalan rusak di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Camat Agnes Virganty memastikan pihaknya telah mengambil langkah konkret.
Pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menyosialisasikan rencana perbaikan jalan kepada masyarakat sekitar.
“Waalaikumussalam, mohon doanya pa, kemarin telah dilaksanakan sosialisasi oleh DPUTR KBB,” ujar Agnes Virganty saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Agnes menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan tersebut akan mulai dilaksanakan pada tahun 2025. Saat ini, proyek sedang dalam tahap lelang tender oleh penyedia jasa kontraktor.
“Dalam proses lelang penyedia pak,” tambahnya.
Upaya perbaikan jalan di Kecamatan Ngamprah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas.
“Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung proses perencanaan hingga pengerjaan selesai,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Video viral








