SEKITARKITA.id– Warga Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dibuat resah dengan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kos di Kampung Rancabali, Desa Padalarang. Lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat prostitusi online.
Berdasarkan pantauan redaksi pada Rabu (17/9/2025) malam, aktivitas diduga prostitusi online itu kerap terjadi di tujuh unit kamar kos yang dihuni sejumlah perempuan.
Seorang pedagang sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pemilik kontrakan berinisial D alias Mimin. Aktivitas di lokasi tersebut biasanya berlangsung pada malam hari hingga menjelang subuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Biasanya mondar-mandir malam atau subuh. Penghuninya cewek-cewek ngekos tapi dipakai buat gituan, ada tujuh kamar kalau enggak salah,” ujarnya.
Irwan (32), warga Padalarang, juga membenarkan bahwa tempat itu kerap dijadikan lokasi prostitusi online. Bahkan, ia mengetahui langsung setelah melacak aktivitas kekasihnya melalui sebuah aplikasi hijau.
“Awalnya saya enggak ngerti kerjaan pacar saya. Lama-lama curiga, saya ikutin ternyata ke situ. Saya cek di aplikasi hijau ternyata memang ada tarifnya, sekitar Rp250 ribu sekali main,” katanya.
Menurut Irwan, pemesanan dilakukan melalui aplikasi, lalu diarahkan oleh mucikari berinisial H dan E. Pelanggan bisa sekaligus memilih kamar dan perempuan yang tersedia di lokasi tersebut.
Ironisnya, praktik prostitusi online ini berada tak jauh dari Masjid Agung Al-Khoir Rancabali.
“Mirisnya dekat masjid. Saya berharap aparat penegak hukum dan pemerintah setempat segera turun tangan memberantas penyakit masyarakat ini,” tandasnya.
Sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Desa Padalarang maupun aparat setempat.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








