23 Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, KSAL Ungkap 4 Prajurit Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari keempat pada Selasa (27/1/2026). foto: Abdul Kholilulloh

i

Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari keempat pada Selasa (27/1/2026). foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id — Sebanyak 23 anggota Infanteri Angkatan Laut (Marinir) TNI Angkatan Laut dilaporkan menjadi korban bencana longsor yang terjadi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Peristiwa longsor tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, saat para prajurit Marinir tengah melaksanakan latihan pratugas di wilayah tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali membenarkan adanya puluhan anggota Marinir yang tertimbun longsor di Cisarua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat. Karena mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim melaksanakan pengamanan perbatasan RI–PNG (Papua Nugini), memang dilaksanakan latihan di sana (Cisarua),” kata Ali usai rapat bersama Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026), dikutip Bangbara.com.

Ali menegaskan, terdapat 23 anggota Marinir yang menjadi korban dalam peristiwa longsor tersebut.

“Memang terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun longsor,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, KSAL Muhammad Ali mengungkapkan bahwa hingga saat ini empat orang anggota Marinir telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga:  Dorong Ekonomi Desa, Anggota DPRD Jabar Sri Dewi Anggraini Salurkan Ratusan Ribu Bibit Ikan di Mandalamukti KBB

“Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lainnya belum ditemukan. Masih diadakan upaya pencarian terus,” terangnya.

Ali menyebutkan, para prajurit tersebut berada di Cisarua dalam rangka latihan pratugas sebelum dikirim untuk melaksanakan pengamanan perbatasan RI–PNG.

“Karena mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim ke melaksanakan pengamanan perbatasan RI–PNG (Papua Nugini), memang dilaksanakan latihan di sana,” tuturnya.

KSAL memastikan, proses pencarian terhadap para prajurit Marinir yang tertimbun longsor di Cisarua hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

“Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lain belum ditemukan. Masih diadakan upaya pencarian terus,” ujarnya.

Namun, upaya evakuasi di lapangan masih terkendala oleh kondisi cuaca dan akses jalan menuju lokasi bencana.

“Alat berat memang belum bisa masuk, karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil,” jelas Ali.

Meski demikian, pihak TNI AL tetap berupaya melakukan pencarian dengan berbagai metode.

“Tapi ini akan kita laksanakan pencarian dengan teknologi drone dan thermal serta anjing pelacak,” tandasnya.

Baca Juga:  TNI Telusuri Dugaan 23 Prajurit Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat

Ditemui terpisah, Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, dalam jumpa pers di lokasi bencana menyampaikan bahwa pada hari keempat ini, tim berhasil menemukan 8 kantong jenazah (bodypack).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana saat konfrensi pers pada operasi pencarian hari ke 4 di posko Basarnas, Selasa 27 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana saat konfrensi pers pada operasi pencarian hari ke 4 di posko Basarnas, Selasa 27 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

“Alhamdulillah, sore ini cuaca cerah sehingga di hari keempat kita sudah menemukan ada 8 bodypack. Kami tim SAR gabungan sudah menyerahkan kepada tim DVI yang ada di puskesmas,” ujar Ade kepada awak media, Selasa 27 Januari 2026 sore.

Ade merinci lokasi penemuan kedelapan jenazah tersebut berdasarkan pembagian sektor pencarian yang telah dipetakan menggunakan drone pada pagi hari.

“Dari ke-8 bodypack itu, ada 4 ditemukan di worksite A1, 3 bodypack di worksite A2, dan 1 bodypack di worksite B2,” jelasnya.

Dengan penambahan temuan ini, total akumulasi korban yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga hari keempat pukul 17.20 WIB mencapai 47 kantong jenazah.

Ade tak menjawab saat disinggung terkait apakah di antara body pack yang sudah diserahkan ke tim DVI Polda Jabar termasuk kantong jenazah anggota marinir yang turut jadi korban pada longsor tersebut.

Baca Juga:  Solid Dukung HADE, Kader PPP KBB Syamsul Maarif siap Dipecat dari Kepengurusan Partai

“Teman-teman media sudah mengetahui bersama bahwa ada anggota dari TNI yang menjadi korban. Tapi kami tim SAR gabungan hanya fokus terhadap pencarian. Jadi nanti yang bisa merilis dari body pack yang telah kami serahkan ke DVI, itu ya tim DVI. Jadi mereka yang bisa merilis mana itu warga sipil atau itu dari TNI,” ujar Ade Dian menandaskan.

 

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Bangbara.co / Promedia group

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Berita Terbaru