DOJ akan mengupayakan pembubaran Are living Country-Ticketmaster, berbagi slide Oleh Making an investment.com

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Saham Hidup Bangsa Leisure Inc (NYSE 🙂 tenggelam dalam perdagangan setelah jam kerja pada hari Rabu di tengah laporan bahwa Departemen Kehakiman berencana untuk menuntut perusahaan tersebut atas pelanggaran antimonopoli yang dilakukan oleh Ticketmaster dan meminta pemisahannya dari perusahaan tersebut.

DOJ dan sekelompok negara bagian sedang mempersiapkan gugatan, yang dapat diajukan di Distrik Selatan New York paling cepat pada hari Kamis, Bloomberg melaporkan, mengutip orang-orang yang dekat dengan masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Are living Country merosot sebanyak 9,3% menjadi $92 setelah laporan tersebut, meskipun mereka pulih kembali.

Gugatan tersebut akan memunculkan berbagai pelanggaran antimonopoli yang dilakukan Ticketmaster atas penjualan tiket konser yang tampaknya tak tertandingi, kata laporan itu. Gugatan tersebut akan mencari remediasi, dengan perpecahan Are living Country dan Ticketmaster menjadi titik fokus.

Are living Country – operator konser terbesar di AS – bergabung dengan Price ticket Grasp pada tahun 2010. Kesepakatan tersebut disetujui oleh pihak berwenang dengan alasan bahwa Are living Country tidak akan mendiskriminasi tempat konser yang memilih keluar dari Ticketmaster.

Baca Juga:  Meta, IBM, Caterpillar jatuh; Chipotle naik Oleh Making an investment.com

Namun berbagai penyelidikan sejak saat itu menemukan bahwa Are living Country telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut. Perusahaan ini telah berulang kali menuai kemarahan dari para artis dan konsumen karena tampaknya mereka memegang monopoli atas penjualan tiket untuk konser-konser besar di negara tersebut.

Hal ini memuncak pada tahun 2022 setelah Ticketmaster salah menangani permintaan “astronomis” untuk tur “Eras” sensasi pop Taylor Swift. Beberapa penggemar artis tersebut telah menggugat perusahaan tersebut dan Are living Country atas tuduhan praktik penipuan, penipuan, dan penetapan harga setelah acara tersebut.

Pemerintahan Presiden Joe Biden juga telah membuka penyelidikan baru terhadap perusahaan tersebut pada tahun 2022.



[ad_2]

2024-05-23 13:26:13

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru