Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menperin Agus Gumiwang (tengah) menyebut pemerintah menyiapkan dana Rp20 triliun untuk program KIPK. (kemenperin.go.id)

i

Menperin Agus Gumiwang (tengah) menyebut pemerintah menyiapkan dana Rp20 triliun untuk program KIPK. (kemenperin.go.id)

SEKITARKITA.id – Pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap sektor industri padat karya yang dikenal sebagai penyerap tenaga kerja terbesar.

Tahun 2025, pemerintah mengalokasikan dana Rp20 triliun untuk program Kredit Industri Padat Karya (KIPK), lengkap dengan subsidi bunga sebesar Rp260 miliar.

Melalui skema pembiayaan ini, pelaku industri dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tenor mencapai delapan tahun serta subsidi bunga 5 persen, KIPK diharapkan menjadi solusi konkret untuk memperluas kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa program ini menjadi tonggak penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

“Program ini memberikan akses pembiayaan dengan subsidi bunga sehingga pelaku industri padat karya bisa meningkatkan produktivitas, memperluas lapangan kerja, sekaligus menjaga ketahanan ekonomi nasional,” ujar Agus dalam keterangan pers, Sabtu (6/9/2025) mengutip Bangbara.com.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa KIPK merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden.

Baca Juga:  CEO Planemaker Embraer mengatakan rantai pasokan telah membaik Oleh Reuters

Program ini diprioritaskan untuk sektor-sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja.

“Fokus KIPK diarahkan pada sektor makanan dan minuman, tekstil, pakaian jadi, kulit dan alas kaki, furnitur, hingga mainan anak. Kami ingin memastikan industri padat karya bisa tumbuh berdaya saing, berkontribusi lebih besar pada perekonomian, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat,” ungkap Tri.

Melalui kucuran dana besar ini, pemerintah berharap program KIPK mampu menjadi motor penggerak industri padat karya. Tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global yang terus berkembang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : foto: (kemenperin.go.id)/ Bangbara.com

Berita Terkait

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi
Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026
Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah
Ketua Viking Tobias Ginanjar Sayidina Resmi Pimpin KONI KBB Periode 2026–2031
Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Optimal, Bupati Bandung Barat Lantik Pj Sekda Sementara
Mobil Brio Kuning Masuk Parit di Kompleks Pemda Bandung Barat, Balita Luka Ringan
Peringati Hardiknas dan Harkitnas 2026, Bupati Jeje Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Kebangkitan SDM

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:26 WIB

Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Ketua Viking Tobias Ginanjar Sayidina Resmi Pimpin KONI KBB Periode 2026–2031

Berita Terbaru