Bandung Barat | SekitarKita.id,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan pohon nangka tumbang dan menimpa sebuah warung milik warga, Kamis (30/11/2023).
Peristiwa itu terjadi di Perumahan Babakan Loa Permai (Baloper), RT05/RW20, Desa Padalarang sekira pukul 14.15 WIB saat hujan disertai angin kencang mengguyur hampir kurang lebih dua jam tadi.
Kepada pewarta sekitarkita.id, Ida Rohani pemilik warung mengatakan, pohon tua berukuran besar tiba-tiba menimpa warung saat pemilik tengah beristirahat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya saya lagi duduk santai sambil ngupas dagangan, pas hujan siang tadi ada petir, saya denger suara kretek-kretek saya pikir itu motor lewat, ternyata pohon tumbang terbelah dua gitu,” kata Ida saat ditemui dilokasi.
Ia menjelaskan, peristiwa itu menimpa warung miliknya di bagian belakang, beruntung ia dapat menghindari kejadian tersebut dan melarikan diri.
“Nimpa bagian belakang warung saya, enggak tau kerugian mah lagi fokus ke evakuasi,” jelasnya.
Ida menyebut, dirinya tak menduga peristiwa itu bakal terjadi, namun begitu, jauh jauh hari, ia sudah mengawatirkan kondisi pohon nangka tersebut lapuk termakan usia.
“Memang kondisinya udah tua juga, terus ditengah pohon sudah bolong gitu, udah lama sih ada dua pohon tua disini yang kondisinya rapuh,” ujarnya.
“Saya berharap segera di papas (dirapihkan), bahaya soalnya disini kan banyak anak sekolah dan ibu-ibu senam harus segera dirapihkan apalagi disini kan lapangan banyak orang tiap harinya,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua RT05, Adang memastikan kondisi tersebut tidak ada korban jiwa. Kendati itu pihaknya tengah mengerahkan warga untuk melakukan evakuasi manual.
“Pohon tumbang nimpa warung, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil, sekarang sedang dievakuasi warga,” ujarnya.
Adang menjelaskan, pohon tumbang itu terjadi saat kondisi hujan deras disertai angin, ia menghimbau kepada warga untuk lebih hati-hati dan mawas diri.
“Kejadian inipas hujan, sekarang kan udah musimnya jadi warga harap hati-hati, kalau terjadi apa-apa (bencana) segera melaporkan, semoga diwilayah Baloper aman,” tandasnya.
Pantauan dilokasi, warga mayoritas ibu-ibu dibantu petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Babinsa Padalarang tengah melakukan evakuasi menggunakan mesin pemotong. Peristiwa itu juga menimpa sebuah kabel telepon milik warga hingga nyaris putus.








