Cek fakta, Bimtek BPD Tambun Selatan nginep di hotel Sukabumi, segini anggarannya

- Penulis

Senin, 18 Desember 2023 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,– Baru-baru ini warga Kabupaten Bekasi dibuat heboh dengan kabar miring dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Tambun Selatan.

Bukan prestasi yang diraih, melainkan, aparatur desa diduga menghabiskan anggaran fantastis pada acara peningkatan kapasitas yang dikemas dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) BPD itu.

Acara bimtek yang berlangsung selama 2 hari di bilangan Sukabumi, Jawa Barat itu merogoh kocek sebesar Rp 25 juta per desa, jika dijumlahkan se- Kecamatan Tambun Selatan bisa menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya, kegiatan semegah dan semewah tersebut tanpa menggunakan Event Organizer (EO) atau pihak ketiga. Tentunya ini menjadi pertanyaan publik, siapa yang diuntungkan, dan apa manfaatnya?.

Melansir surat yang beredar pada Senin (18/12/2023), bernomor, 04 / FBPD / TBN / XI-2023. Perihal Pemberitahuan Bintek F BPD, surat berkop F BPD Tambun Selatan itu di tandatangani ‘DD’, tidak disertakan surat penawaran dari EO.

Fakta mencuat, dalam isi surat tersebut, kegiatan dilaksanakan dua hari dari Senin 18 Desember sampai Selasa 19 Desember 2023 bertempat di Lido Like Resort Hotel, Sukabumi, Jawa Barat, dengan biaya Rp 25.000.000 (Dua puluh Lima Juta) setiap desa.

Baca Juga:  Di Hadapan PWRI dan Anak Yatim, Asep Miftah Tekankan Peran Pensiunan dalam Pembangunan Bandung Barat
Surat Forum Bandan Permusyawaratan Desa Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi
Surat Forum Bandan Permusyawaratan Desa Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

Dikonfirmasi wartawan, tempat berlangsungnya acara tersebut membenarkan adanya kegiatan Bimtek dari Tambun Selatan. Dari informasi yang dikumpulkan FBPD Tambun Selatan memboking 37 kamar dengan type deluxe twin sharing.

“Untuk roomnya ada 37 dengan type deluxe twin. Ada 74 pack. Buget Rp 1 juta. Totalnya Rp 74 juta. Pembayaran pertama Rp 17 juta, kemudian ada masuk lagi 25 juta. Kurangnya Rp 32 juta,” kata staff hotel yang enggan disebutkan namanya itu.

Dikonfirmasi ditempat berbeda, terkait Bintek BPD itu, seorang staf desa mengakui tidak mendapatkan surat penawaran dari EO sebagai panitia penyelenggara.

“Kagak ada surat dari EO. Harusnya kan ada surat penawaran yang masuk ke desa sebagai dasar administrasi. Inimah cuma surat dari FBPD Tanbun, isinya ada acara Bimtek biaya Rp 25 juta,” kata staf itu.

Menanggapi hal ini, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Tambun Selatan, Darju tidak menampik terkait biaya Rp 25 juta yang dibebankan tiap BPD per desa. Ia menjelaskan, acara tersebut sebagai sarana silahturahmi menjelang Pemilu agar tetap menjaga persaudaraan.

Baca Juga:  Operasi OKJ, 40 Unit Kendaraan Diperiksa, 3 Unit Digelandang ke Polsek Cikarang Barat 

Fenomena Bimtek dengan menghabiskan anggaran fantastis diberbagai wilayah di Kabupaten Bekasi bukanlah hal yang tabuh. Bahkan hal ini dianggap biasa-biasa saja oleh para pejabat.

“Bintek ini biayanya paling murah, coba cek BPD di kecamatan lainnya pasti biayanya lebih dari ini. Kegiatan ini sebagai silahturahmi untuk lebih meningkatkan persaudaraan dalam pemilu tahun depan,” jelas Darju, Selasa.

Diketahui, kegiatan Bimtek BPD Tambun Selatan selama 2 hari di Sukabumi itu turut dihadiri Ketua FBPD Kabupaten Bekasi, Camat Tambun Selatan, Sofian Hadi, ASN dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi.***

Kontributor Bekasi: Aqila



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru