[ad_1]
Dari segi kualitas, bodi mobil masa kini semakin bagus. Dengan kata lain, lebih ringan dan mudah ditekuk. Tetapi dengan kondisi ini penyok juga menjadi lebih mudah. Apabila terjadi minim penyok pada mobil karena tertabrak sesuatu pasti akan mengganggu pandangan dan sepertinya tidak sedap dipandang.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menghilangkannya adalah dengan memakai metode PDR (Paintless Dent Remover). Mungkin saja masih ada sejumlah hal yang agak asing dengan cara ini. Yuk, kita belajar bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti namanya, PDR merupakan salah satu metode perbaikan bodi mobil tanpa pengecatan. Karena itu tanpa proses pengecatan, pengerjaan PDR relatif lebih singkat. Teknik PDR ini memakai alat unik berupa besi panjang dengan pola kepala yang berbeda-beda sesuai pola dan posisi lekukannya. Alat besi tersebut akan diputar pada bagian yang penyok, dengan begitu kembali ke posisi semula. Pekerjaan harus segera dilakukan dengan hati-hati, andai alat diputar terlalu kencang bisa merusak bagian lain dan menambah waktu pengerjaan. Tentunya teknik ini harus segera dilakukan oleh ahlinya sebab memerlukan keahlian khusus.
Ada sejumlah metode yang dilakukan dalam teknik PDR yaitu therapeutic massage, vakum dan pemanasan.
Cara pemijatannya adalah dengan memasukkan batang besi panjang melalui celah pintu. Kemudian dorong ke bagian yang penyok dengan hati-hati agar sepertinya tidak menimbulkan masalah baru. Hal ini biasanya dilakukan pada penyok yang berada di dekat pintu.
Berikutnya adalah cara vakum, biasanya dilakukan pada posisi yang sepertinya tidak dekat dengan lubang atau celah untuk memasukkan batang besi. Cara ini dilakukan dengan menempelkan alat PDR dengan penyangga lem untuk menarik lengkungan kembali ke bentuk semula.
Baca juga : Pointers Memasang Stiker Frame Mobil
Terakhir, metode pemanasan. Pada metode ini, alat PDR akan dipanaskan dengan cara mengalirkan arus listrik pada bagian yang penyok. Sehingga, bagian yang penyok akan melebar dan kembali ke bentuk semula.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








