Curhat ke Caleg DPRD Mbu Aan, masyarakat Bandung Barat keluhkan pelayanan kesehatan

- Penulis

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, H. Aan Sopiana Panjaitan saat melakukan kunjungan sosialisasi ke warga Permata Padalarang (foto: Amel)

i

Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, H. Aan Sopiana Panjaitan saat melakukan kunjungan sosialisasi ke warga Permata Padalarang (foto: Amel)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Satu dari puluhan warga kompleks Perumahan Permata Padalarang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyoroti sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan diwilayahnya.

Hal ini dikatakan Uus (54) salah satu warga sekitar saat kunjungan sosialisasi dan konsolidasi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD KBB, Dapil 1 dari partai PDIP, Aan Sopiana Panjaitan, pada Minggu (21/01/2024).

Dihadapan calon wakil rakyat itu, ia bercerita tentang keluhan hatinya (curhat) tentang pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Padalarang terkesan lambat. Uus menyebut, perlu adanya evaluasi dari Dinas Kesehatan KBB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan, warga kurang mampu di KBB masih ada yang belum memiliki asuransi kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).

Uus warga perumahan permata Padalarang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Uus warga perumahan permata Padalarang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kami ngurus kartu KIS sulitnya minta ampun, entah kendala dimana saya kurang tau, waktu berobat di Puskesmas Padalarang juga jam operasionalnya enggak sampai sore, waktu itu saya berobat jam 11.00 WIB udah nutup,” kata Uus permata saat ditemui SekitarKita dilokasi dirilis Jumat (26/01/2024).

Dirinya menjelaskan, ini kali pertama Caleg berkunjung diwilayahnya sekaligus mencurahkan unek-unek yang dipendam belasan tahun itu.

Ironisnya, jangankan untuk mendengarkan aspirasi warga Permata, kunjungan reses dewan selama puluhan tahun itu pun tak pernah menyasar kewilayah tersebut.

Baca Juga:  Ancaman Gempa Sesar Lembang Disorot, DPC PDIP KBB Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Related Posts

“Boro-boro aspirasi kita didengar, kunjungan dewan (reses) ajah enggak pernah, mungkin karena saya sibuk kerja juga jadi enggak tau selama puluhan tahun enggak pernah denger sih ada kunjungan dewan,” ujar dia.

Ia berharap, dengan kunjungan perdana Caleg yang kerap disapa Mbu Aan ini, mampu menyalurkan apa yang menjadi keluhan masyarakat ketika terpilih nanti.

Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, H. Aan Sopiana Panjaitan saat melakukan kunjungan sosialisasi ke warga Permata Padalarang (foto: Amel)
Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, H. Aan Sopiana Panjaitan saat melakukan kunjungan sosialisasi ke warga Permata Padalarang (foto: Amel)

“Warga pinginnya langsung bertatap muka biar kenal siapa calon dewan kita, sekaligus bisa tanya jawab apa yang menjadi keluhan masyarakat, ini caleg pertama yang berkunjung kesini saya berharap kalau ibu Aan terpilih nanti bisa menyalurkan apa yang menjadi kegelisahan kami,” paparnya.

Menanggapi keluhan warga, kata dia, Caleg Mbu Aan merespon baik, dan memberikan masukan cara bagaimana mengurus kartu KIS yang merupakan program unggulan pemerintah itu.

“Ibu Aan jiwa sosialnya tinggi, responsnya cukup baik, tadi kita diberitahu bagaimana mengurus KIS, karena kita kesulitan ngurus itu baik tingkat Desa maupun Kecamatan enggak tau kendala dimana,” ia berujar.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan kembali menemukan 3 jasad tertimbun longsor Cipongkor, total jadi 7 korban

Lalu kemudian, bukan hanya terkait jaminan kesehatan, warga juga sulit mendapatkan air bersih, hal itu sudah teratasi dengan inisiatif warga patungan menyewa swasta (pihak ketiga) untuk mengelola.

“Keluhan warga juga sulit air bersih, waktu masih di kelola developer karena ini kan perumahan air itu sulit, nah warga inisiatif akhirnya dikelola pihak ketiga (swasta) dan hasil kesepakatan warga kita patungan iuran dalam pengelolaan air,” sebutnya.

Dari hasil kunjungan caleg itu, lanjut dia, pihaknya mendapatkan segudang ilmu dari sosok Mbu Aan. Orangnya tegas lugas dalam penyampaian bisa dipahami dan jiwa sosialnya cukup tinggi.

“Dan tadi juga ada sedikit pemaparan tentang hukum dari Mbu Aan, beliau ahli di bidang hukum jadi masyarakat sedikit diberi edukasi makin menambah wawasan juga, keliatannya memang beliau (Mbu Aan) orangnya sisialiti banget,” ungkapnya.

Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, N. Aan Sopiana Panjaitan nomor urut 06 (tengah). foto: istimewa
Caleg DPRD KBB dari partai PDIP, N. Aan Sopiana Panjaitan nomor urut 06 (tengah). foto: istimewa

Sementara itu, Caleg DPRD KBB, Aan Sopiana Panjaitan kerap disapa Mbu Aan mengatakan, dalam konsolidasi itu, pihaknya langsung merespon keluhan masyarakat Permata Padalarang.

“Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan warga permata, ini bentuk kampanye pendekatan kami (PDIP) kepada masyarakat sekitar, disaksikan Panwascam Padalarang juga,” kata Mbu Aan.

Baca Juga:  Lirik Billie Eilish 'Burung dari Bulu'

Adapun keluhan masyarakat yang ia tampung yakni, pelayanan kesehatan di Kecamatan Padalarang, infrastruktur, air bersih dan lainnya.

“Kami juga memberikan edukasi tentang hukum, lalu tentang pelayanan kesehatan dan sudah seharusnya masyarakat Bandung Barat ini mendapatkan hak dan kewajibannya,” jelas Mbu Aan.

Kedepan, kata dia, perlu adanya pengawasan dan evaluasi kinerja pelayanan kesehatan di Bandung Barat untuk langsung mengawasi hingga tingkat ke bawah. Segera lakukan perubahan kedepannya.

“Perlu adanya perubahan, disini kami juga membawa misi visi Paslon presiden Ganjar Pranowo-Mahmud MD tentang KTP sakti, untuk masyarakat agar bisa mengurus kesehatan dan lainnya,” ungkap Mbu Aan caleg nomor urut 6 ini.

“Kami juga tadi melakukan simulasi pencoblosan surat suara pemilu 2024, antusias masyarakat permata sangat tinggi, kamu sekali lagi berterimakasih dan meminta doa restu masyarakat umumnya Dapil 1, Kecamatan Padalarang, Ngamprah dan Saguling, jika terpilih dipercaya tentunya kami akan amanah mengabdikan diri untuk rakyat. Kami optimis menang Ganjar -Mahmud satu putaran,” tandasnya.

 

Laporan: Dewi (SekitarKita.id)

Editor: Abdul Kholilulloh 



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru