Intip Jalan Rusak di Kabupaten Tegal, Kondisinya Ekstrim

- Penulis

Rabu, 26 April 2023 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal kondisi rusak. (Foto: Abdul Kholilulloh). Selasa (25/04/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KABUPATEN TEGAL| SekitarKita.NET,- Momentum hari Raya Idul Fitri 2023, Misbah (33) warga Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah keluhkan infrastruktur di wilayahnya buruk.

Niat ingin mudik ke kampung halaman bertemu keluarga harus terhalang dengan buruknya infrastruktur, dimana akses jalan yang menghubungkan beberapa desa di dua Kecamatan Tarub dan Kecamatan Kramat ini kondisinya memprihatinkan.

“Bertahun-tahun jalan ini rusak parah enggak ada perbaikan yang serius, ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan beberapa Desa di Kecamatan Tarub mengarah ke Kemantran Kecamatan Kramat, bukan hanya di desa saya ajah sih kang kondisi kaya gini,” katanya saat ditemui SekitarKita.NET dilokasi, Selasa (25/04/2023).

Ia menyebut, usai bertemu sanak saudara dan kerabat pada hari raya Idul Fitri 2023 ini, Misbah mengatakan, akan menghubungi pihak Desa Kesadikan untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Selesai urusan kami bersilaturahmi, saya akan mempertanyakan status jalan tersebut, soalnya udah bertahun-tahun jalan ini kurang perhatian,” jelasnya.

Kendati itu, ia tak memungkiri kondisi ini memang kerap dilakukan perbaikan, namun kurang maksimal, seolah-olah pemerintah kurang serius dalam penanganan infrastruktur.

“Memang sering dilakukan perbaikan berkala, cuman kurang maksimal kadang hanya setengah perbaikannya, contohnya di ujung sana mengarah ke Pedukuhan Kweni dan Desa Kertaharja (Kepel),” jelasnya.

Senada dikatakan, Nawan (37) tokoh pemuda asal Pedukuhan Kajongan, ia mengatakan, kondisi ini kerap memakan korban hingga berjatuhan jika musim hujan turun.

“Kalau hujan turun banyak lubang yang tergenang air sehingga pengendara motor sampai tersungkur jatuh,” ujarnya.

Ia tak menampik dengan keburukan jalan dengan panjang kurang lebih 2 Kilometer ini, akses buruk ini menjadikan banyak pemudik yang memiliki kendaraan mobil mengeluh.

“Jalur dari pertigaan Desa Tanjungharja (pasar Kepel/Krempyeng) melintas desa saya sampai menuju desa Kebanyon, Kesamiran, dan Desa Margapadang jalannya parah, yang punya mobil pada ngeluh, padahal rutin bayar pajak,” sebutnya.

“Jelas Kondisi ini menghambat mobilitas warga, kebanyakan masyarakat disini merantau, petani dan pedagang, jadi terhambat perekonomian,” tandasnya.

Disisi lain, pantauan pewarta SekitarKita.NET dilokasi, kondisi jalan buruk banyak terdapat bebatuan bekas aspal kurang maksimal dan tanah liat di tengah jalan bak kobakan ikan.

Berikut fakta lain dilapangan infrastruktur di Kecamatan Tarub buruk.

Pedukuhan Kajongan (Desa Kesadikan) mengarah ke Desa Kebanyon, lalu mengarah ke Desa Kesamiran, Desa Margapadang, Desa Kalijambe, Desa Mangunsaren, Desa Karang wuluh.

Lalu kemudian, berikut fakta dilapangan infrastruktur jalan buruk di Kecamatan Kramat.

Jalan yang mengarah dari Pedukuhan Kweni, Desa Tanjungharja menuju Desa Klasian, Desa Ketileng mengarah ke Kemantran Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. 

Dalam kondisi libur lebaran idul Fitri 2023, pihak desa masih belum bisa ditemui untuk memberikan keterangan lebih lanjut, sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari dinas terkait di Kabupaten Tegal.

Reporter: Riyan/ Abdul

Penulis; Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita

Baca Juga:  Keterangan Presiden soal Israel di Piala Dunia U-20, FIFA Memiliki Aturan Sendiri


Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Aksi Panggung, Pimpinan DPRD KBB Pipih Supriati Serap Aspirasi Warga di Malam Puncak HUT RI
LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan
Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang
Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Lewat Aksi Panggung, Pimpinan DPRD KBB Pipih Supriati Serap Aspirasi Warga di Malam Puncak HUT RI

Sabtu, 5 September 2026 - 16:29 WIB

LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru