Di rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kabupaten, KPU KBB sebut honor anggota KPPS aman

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, honor anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada penyelenggaraan pemilu 2024 disalurkan sesuai aturan mekanisme yang berlaku.

Hal ini katakan Ripqi dihadapan wartawan usai membuka Rapat Pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Pemilu Tahun 2024, Kamis 29 Februari 2024.

Ia menyebut, pihaknya memastikan tidak ada pemotongan soal honor anggota KPPS, bahkan, kata dia, sejauh ini belum mendengar aduan adanya pemotongan anggaran yang dilakukan PPS. Ripqi memastikan pemilu 2024 di KBB berjalan lancar dan aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semuanya berjalan dengan lancar, honor KPPS semua disalurkan sesuai dengan ketentuan dan belum ada laporan ke kami terkait dengan potongan anggaran yang dikeluarkan KPU ke KPPS,” kata Ripqi di Jalan Kolonel Masturi No.69, Sukajaya, Kecamatan Lembang KBB, Kamis siang.

Dijelaskan Ripqi, terkait Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Bandung Barat pada Pemilu Tahun 2024 baru saja dimulai hingga 1 Maret 2024.

Baca Juga:  Momen Prabowo Rapikan Baret Cak Imin dan Sultan Najamudin pada Upacara Gelar Pasukan di Batujajar

Pada pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tersebut, kata dia, merujuk berdasarkan tahapan PKPU Nomor 5 Tahun 2024 dimana rekapitulasi di tingkat kabupaten itu dijadwalkan dari tanggal 17 Februari 2024 hingga 1 Maret 2024.

“Dari rentang waktu itu kita mengambil tanggal 29 Februari dan mudah-mudahan selesai di tanggal 1 Maret 2024,” ujar Ripqi.

Ripqi menjelaskan, pihaknya mengambil pelaksanaan di tanggal 29 Februari 2024 lantaran memang pelaksanaan pleno di tingkat PPK sudah rampung dilaksanakan.

Related Posts

“Dengan begitu, kita bisa mengambil tahapan selanjutnya untuk melakukan rekapitulasi di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Disinggung terkait adanya gugatan atau sengketa pada Pemilu 2024 ini, Ripqi mengakui sejauh ini dirinya belum mengetahui lantaran hal itu merupakan kewenangan dari Bawaslu KBN.

Baca Juga:  Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 

“Tapi yang jelas tahapan rekapitulasi di tingkat PPK, kemudian di tingkat KPU KBB kita harapkan berjalan lancar,” sebutnya.

Ripqi menilai, pelaksanaan rekapitulasi di tingkat PPK berjalan dengan baik dan lancar. Sebab, yang tadinya diperkirakan rampung pada tanggal 28 Februari 2024 ternyata selesai pada tanggal 26 Februari 2024.

“Namun, untuk partisipasi masyarakat sendiri memang setelah kita hitung itu diangka 82 persen masyarakat yang hadir di TPS,” jelas dia.

Ripqi tak memungkiri ada penurunan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 ini sebanyak 4 persen dibandingkan dengan Pemilu 2019 di mana partisipasi masyarakat saat itu mencapai 86 persen.

“Memang pemilu di tahun sebelumnya (2019), partisipasi masyarakat sampai 86 persen. Kita mengkaji mengapa bisa terjadi penurunan sampai 4 persen,” ungkap Ripqi kembali.

Menurut dia, dengan adanya penurunan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 di KBB lantaran faktor cuaca di mana pada 14 Februari 2024 atau hari H pencoblosan terjadi hujan lebat.

“Saya pikir semua tahu, kondisi cuaca di bulan Februari. Tepatnya pada 14 Februari 2024 pagi-pagi hujan, mungkin itu salah satunya faktor alam,” paparnya.

Baca Juga:  Jangan Karena Mau Pemilu Bansos Dihentikan, Ini Kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

“Saya berharap mudah-mudahan pemilu 2024 ini berjalan lancar hingga pleno berakhir 1 Maret 2024,” cetus Ripqi menandaskan.

 



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Berita Terbaru

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Padalarang-Bandung, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.37 WIB. Foto: Abdul Kholilulloh

Bandung Barat

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 18:30 WIB