SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan rusak serta jembatan tua yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di berbagai wilayah.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail,
didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUTR KBB, Aan Sopian Gentiana turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi riil infrastruktur yang akan diperbaiki. Kegiatan peninjauan tersebut juga dibagikan melalui media sosial pribadinya sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Salah satu lokasi yang dikunjungi berada di Kampung Campaka dan Kampung Cilengkrang, Kecamatan Ngamprah. Di titik tersebut, Jeje menyoroti kondisi jalan yang telah lama dikeluhkan warga dan dinilai membutuhkan penanganan segera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini saya cek jalanan yang akan diperbaiki di tahun 2026, salah satunya di Kampung Campaka dan juga Kampung Cilengkrang, Kecamatan Ngamprah. Ini adalah salah satu jalan yang cukup banyak dikeluhkan oleh warga di Bandung Barat,” kata Jeje dikutip dari Instagram @ritchieismail, pada Rabu 22 April 2026.
didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUTR KBB, Aan Sopian Gentiana tinjau infrastruktur di beberapa titik lokasi krusial yang dibagikan di laman Instagram @ritchieismail, pada Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada satu wilayah, tetapi juga mencakup sejumlah titik strategis lain dengan tingkat urgensi tinggi. Pemerintah daerah pun menargetkan tahun 2026 sebagai momentum percepatan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.
“Tidak hanya ini, masih banyak jalanan yang kita cek pada hari ini dan insyaallah 2026 ini akan banyak pembangunan infrastruktur di Bandung Barat. Doakan lancar dan cepat selesai,” katanya.
Selain itu, ruas Jalan Purabaya–Jati di Saguling kembali menjadi perhatian. Proyek yang sebelumnya sempat tertunda kini dipastikan masuk dalam daftar prioritas penyelesaian, dengan target rampung dalam waktu dekat.
“Ini titik kedua kunjungan kita hari ini di ruas Jalan Purabaya–Jati Saguling. Ini adalah salah satu prioritas tahun lalu yang kita sampaikan dan sempat menginap di Saguling beserta seluruh OPD untuk menyelesaikan jalan ini yang sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan. Insyaallah pertengahan Mei ini kita bereskan,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Jati, H. Unang Mahaludi, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses jalan yang layak.
“Terima kasih, kabar baik ini nanti saya sampaikan ke warga. Terima kasih Pak Bupati, semoga sehat selalu, semakin sukses, dan membawa berkah untuk Bandung Barat di masa kepemimpinan Pak Jeje Ritchie Ismail,” ucapnya.
Tak hanya jalan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga menyoroti kondisi jembatan lama di Sindangkerta. Jembatan kayu yang telah digunakan selama puluhan tahun direncanakan akan diganti dengan konstruksi baja yang lebih kokoh dan aman. Selain itu, jembatan tersebut juga akan diperluas guna menunjang mobilitas kendaraan.
“Saat ini saya di jembatan yang cukup legend dan cukup tua di Bandung Barat, di daerah Sindangkerta. Sudah puluhan tahun tidak diperbaiki. Nanti ke depannya kita akan ganti konstruksinya dengan baja yang lebih kuat dan juga kita luaskan jembatannya agar mobil dan motor lebih leluasa melintasi,” tandasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menjamin keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Bandung Barat berharap pembangunan infrastruktur pada tahun 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Instagram Jeje








