Tren Bullish Kembali Dominan, Emas Berpeluang Naik di Tengah Ketidakpastian Global

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren Bullish Kembali Dominan, Emas Berpeluang Naik di Tengah Ketidakpastian Global

[ad_1]

Harga emas (XAUUSD) memperlihatkan dominasi tren bullish sepanjang minggu ini, sebagaimana dijelaskan oleh Andy Nugraha, analis Dupoin Indonesia. Berdasarkan kombinasi pola candlestick dan indikator Transferring Moderate yang terbentuk, emas kembali menjadi primadona di pasar komoditas. Proyeksi mencapai akhir pekan mengisyaratkan harga emas berpotensi naik mencapai $2.750 consistent with troy ounce. Tetapi, andai terjadi pembalikan arah (reversal), harga bisa terkoreksi mencapai $2.550.

Kondisi geopolitik dan ekonomi global menjadi pendorong utama penguatan harga emas. Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang kemungkinan penggunaan rudal hipersonik baru untuk menyerang pusat-pusat pengambilan keputusan di Ukraina meningkatkan ketegangan global. Konflik ini membuat emas, sebagai aset secure haven, semakin diminati oleh investor yang mencari tau perlindungan dari bawah tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kebijakan proteksionis yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, juga mempengaruhi pasar. Janji Trump yang mengenakan tarif pada semua produk impor dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok memicu kekhawatiran perang dagang, yang terlepas dari segalanya memperkuat daya tarik emas dalam perjalanan potensi ketidakstabilan ekonomi.

Baca Juga:  Harga emas mencapai rekor tertinggi di tengah kegelisahan geopolitik dan reli logam Oleh Making an investment.com

Dari sisi kebijakan moneter, rapat FOMC November memperlihatkan perpecahan di antara anggota komite Federal Reserve mengenai tingkat pemangkasan suku bunga. Dengan peluang 70% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan Desember yang akan datang, dolar Amerika Serikat menghadapi tekanan. Sementara waktu, knowledge PCE yang dirilis minggu ini memperlihatkan inflasi Amerika Serikat belum berhasil turun pada bulan Oktober. Hal ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan The Fed bisa memberikan dorongan bagi emas untuk melanjutkan tren bullish.

Alternatifnya, pergerakan dolar Amerika Serikat yang berjuang untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan moderat pada hari Kamis memberikan ruang bagi emas untuk terus naik. Investor juga semakin percaya bahwa kebijakan ekonomi Trump akan mendorong inflasi, menciptakan permintaan tambahan emas sebagai melindungi nilai terhadap kenaikan harga barang dan jasa.

“Secara teknis, emas untuk saat ini berada di degree atas aid utama, dan indikator Transferring Moderate memperlihatkan momentum yang kuat untuk memberi dorongan untuk tren naik. Tetapi, pedagang perlu mewaspadai kemungkinan pembalikan arah, terutama andai ketegangan geopolitik mereda atau knowledge ekonomi Amerika Serikat memperlihatkan perbaikan yang signifikan,” ucap Andy.

Baca Juga:  Naik Taksi On-line Listrik Evista Ke Bandara Soekarno-Hatta Mulai RP50 Ribu

Minggu ini, harga emas didukung oleh berbagai faktor, mulai dari melemahnya geopolitik mencapai ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari Federal Reserve. Dengan tren bullish yang dominan, emas tetap menjadi instrumen pilihan untuk melindungi nilai dalam perjalanan kondisi pasar yang sepenuhnya.

[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/0e9975e8-95ce-11ef-a7b1-0a58a9feac02/192f088b-ae3e-11ef-81fd-0a58a9feac02



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru