[ad_1]
Jakarta – MAXY Academy kembali menghadirkan Loose Day Magnificence, sebuah program edukasi tanpa biaya yang ditujukan untuk membantu para profesional muda dan pelajar dalam mengembangkan keterampilan karir mereka. Kali ini, tema yang diusung adalah “Membuat Portofolio dan CV untuk Karir Virtual”. Acara yang diadakan secara digital melalui platform Zoom ini menghadirkan Sydney Rosalind, Advertising and marketing Supervisor di MAXY Academy, sebagai pembicara utama.
Sydney Rosalind, yang telah mempunyai pengalaman panjang dalam industri kreatif dan pemasaran virtual, berbagi wawasan mengenai pentingnya membangun portofolio dan CV yang kuat untuk bersaing di dunia kerja fashionable. Dalam sesi ini, Sydney tidak hanya memberikan teori, namun juga membagikan pointers praktis berdasarkan pengalamannya bekerja dengan berbagai perusahaan dan merekrut talenta berbakat di bidang virtual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Portofolio dan CV: Gerbang Awal ke Dunia Profesional
Dalam pembukaannya, Sydney menekankan bahwa portofolio dan CV adalah kunci utama yang menyelesaikan kesan pertama perekrut terhadap seorang pelamar. “Portofolio dan CV bukan sekedar dokumen, namun representasi diri Anda dalam dunia profesional,” kata Sydney. Ia menyampaikan bahwa sejumlah besar pencari kerja gagal sebab tidak mampu menampilkan keahlian mereka secara efektif dalam dokumen-dokumen tersebut.
Sydney menjelaskan bahwa portofolio tidak sekedar menampilkan hasil karya, namun juga menjadi sarana untuk menceritakan proses kreatif di balik setiap pekerjaan. “Orang ingin tahu bagaimana Anda mencapai pada hasil tersebut. Jangan hanya memperlihatkan hasil bagaimanapun juga, namun ceritakan langkahnya yang Anda ambil untuk mencapainya,” jelasnya.
Untuk CV, Sydney menyarankan agar isinya ringkas, jelas, dan relevan. Ia mengingatkan bahwa rata-rata perekrut hanya luangkan waktu beberapa detik untuk meninjau CV sebelum membuat keputusan apakah kandidat layak dipertimbangkan lebih lanjut. “Buatlah CV Anda berbicara dalam hitungan detik. Informasi penting harus segera langsung terlihat dan tidak dibatasi oleh element yang kurang relevan,” tambahnya.
Pointers Membangun Portofolio Menarik
Salah satu poin penting yang diangkat dalam sesi ini adalah cara membangun portofolio yang menarik meski demikian dengan pengalaman yang terbatas. Sydney menegaskan bahwa portofolio tidak selalu harus segera meliputi proyek besar atau pekerjaan profesional. “Andai Anda belum mempunyai pengalaman kerja formal, Anda tetap dapat memperlihatkan potensi melalui proyek pribadi atau kontribusi di komunitas,” ungkapnya.
Ia juga memberikan saran tentang penggunaan platform virtual seperti Behance, Dribbble, atau bahkan media sosial untuk menampilkan portofolio. “Gunakan platform yang sesuai dengan bidang Anda. Andai Anda seorang desainer grafis, Behance dapat menjadi pilihan. Tapi andai Anda bekerja di bidang pemasaran virtual, LinkedIn mungkin saja lebih relevan,” ungkapnya.
Sydney juga menyoroti pentingnya visualisasi dalam portofolio. “Portofolio Anda harus segera membuat perhatian sejak awal. Gunakan desain yang bersih dan profesional, tetapi tetap mencerminkan kepribadian Anda,” ungkapnya sambil menampilkan contoh portofolio yang pernah ia gunakan di awal karirnya.
CV yang Efektif untuk Dunia Virtual
Sydney juga membahas tentang penyusunan CV yang efektif. Ia menyarankan agar pelamar menghindari penggunaan structure yang terlalu kompleks atau terlalu sederhana. “CV Anda harus segera terlihat profesional namun tetap mudah dibaca. Gunakan poin-poin yang jelas untuk menyoroti keahlian, pengalaman, dan pencapaian Anda,” ungkapnya.
Ia memberikan beberapa panduan penting:
Susun Secara Kronologis: Urutkan pengalaman kerja atau pendidikan Anda mulai dari yang paling kekinian.
Soroti Keahlian Utama: Pastikan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar terlihat jelas di bagian awal.
Sisipkan Knowledge dan Angka: Andai memungkinkan, gunakan information kuantitatif untuk memperlihatkan dampak kerja Anda, seperti peningkatan penjualan atau pertumbuhan pengikut media sosial.
Sesuaikan dengan Pekerjaan yang Dilamar: Hindari mengirimkan CV yang sama untuk semua pekerjaan. Sesuaikan isi CV Anda dengan kebutuhan spesifik perusahaan.
Interaksi Dinamis dengan Peserta
Sesi ini tidak hanya berupa pemaparan materi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada Sydney. Salah satu pertanyaan menarik datang dari seorang peserta yang bertanya, “Bagaimana cara menonjolkan potensi andai pengalaman saya masih sedikit?”
Menanganggapi hal ini, Sydney menekankan bahwa pengalaman tidak selalu harus segera berasal dari pekerjaan formal. Ia mendorong peserta untuk mendapatkan manfaat dari setiap kesempatan belajar dan berkarya, seperti mengikuti pelatihan, magang, atau proyek sukarela. “Pengalaman Anda mungkin saja terbatas, namun kemampuan Anda untuk belajar dan beradaptasi dapat menjadi nilai tambah yang besar,” jawabnya.
Seorang peserta lain bertanya mengenai structure portofolio virtual yang paling efektif. Sydney menjelaskan bahwa structure PDF masih menjadi pilihan aman sebab bisa diakses dengan mudah. Tetapi, ia juga menyarankan agar peserta mempertimbangkan membuat portofolio dalam bentuk website online andai memungkinkan. “Portofolio berbasis internet memperlihatkan bahwa Anda melek teknologi dan mampu mendapatkan manfaat dari platform virtual secara maksimal,” ungkapnya.
Persiapan untuk Dunia Karier Virtual
Sebagai Advertising and marketing Supervisor di MAXY Academy, Sydney juga memberikan wawasan tentang dinamika dunia kerja virtual yang terus berkembang. Ia mengungkapkan bahwa teknologi telah mengubah cara perusahaan mencari tau dan merekrut talenta. Untuk alasan itu, pencari kerja harus segera siap beradaptasi dengan perubahan tersebut.
“Dunia virtual tidak hanya menuntut keahlian teknis, namun juga kreativitas dan kemampuan untuk terus belajar,” ungkapnya. Ia mendorong peserta untuk terus mengembangkan diri melalui pelatihan, proyek kolaboratif, dan jaringan profesional.
Inspirasi dari MAXY Academy
Freeday Magnificence ini menjadi bukti komitmen MAXY Academy dalam membantu para profesional muda untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia kerja. Sydney menutup sesi ini dengan pesan inspiratif kepada para peserta. “Karier virtual bukan soal siapa yang sangat cepat, namun siapa yang terus bergerak maju dengan konsistensi. Jangan takut untuk memulai, sebab setiap langkah kecil membawa Anda lebih dekat ke tujuan,” ungkapnya.
Acara ini mendapat sambutan hangat dari peserta yang hadir. Freeday Magnificence menjadi sarana belajar yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, namun juga memberikan motivasi bagi mereka yang ingin membangun karier di dunia virtual. MAXY Academy mengharapkan program ini bisa terus memberikan dampak positif bagi generasi muda.
[ad_2]
Sumber: vritimes








