Miris, Nasib Memprihatinkan Jamhari Warga Kabupaten Bekasi yang Terlupakan Pemerintah

- Penulis

Kamis, 2 Januari 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID- Kondisi memilukan dialami Jamhari (55), seorang fakir miskin yang kini terbaring sakit di tempat tinggalnya yang sangat tidak layak huni.

Bersama istri dan dua anaknya, Jamhari tinggal di Kampung Garon Barat RT 004 RW 001, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Hingga kini, Kamis (1/01/2025), kondisi keluarganya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga Jamhari hidup dalam kemiskinan dan serba keterbatasan, namun mereka mengaku belum pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten.

Kondisi rumah Jamhari di Kampung Garon Barat RT 004 RW 001, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi (foto: Jeje/SekitarKita.id)
Kondisi rumah Jamhari di Kampung Garon Barat RT 004 RW 001, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi (foto: Jeje/SekitarKita.id)

Fakta ini bertentangan dengan pernyataan Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto, yang mengklaim bahwa Jamhari telah menerima bantuan.

Dalam sebuah video call dengan seorang wartawan pada Selasa (31/12/2024), Camat Mirtono sempat menyatakan, “Udah bantuan mah bang, desa juga udah nyampein. Kalau saya ke sana abang saya ajak bagaimana, entar ya habis Maghrib, rumah abang dimana saya samperin.”

Pernyataan tersebut terdengar seperti upaya untuk membangun citra positif, namun tidak terbukti di lapangan.

Baca Juga:  Kiiikiii - Bagian 2: Marie Claire Korea X Chanel Attractiveness (mungkin saja 2025 Issue Digital Duvet) - Kpoppie

Sebaliknya, Jamhari mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan bantuan apapun.

“Selama ini belum pernah dapat bantuan dalam bentuk uang, dan apapun dari pemerintah,” ujarnya dengan nada sedih.

Harapan Keluarga Jamhari

Jamhari dan keluarganya hanya bisa berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu mereka.

Kebutuhan mendesak keluarga ini adalah pengobatan bagi Jamhari dan tempat tinggal yang layak untuk hidup.

Mereka berharap adanya langkah nyata dari pihak desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah untuk memberikan solusi bagi kehidupan yang lebih baik.

Meningkatkan Kepedulian untuk Fakir Miskin

Kasus Jamhari menjadi potret nyata kurangnya perhatian terhadap masyarakat miskin di Kabupaten Bekasi.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi warganya yang membutuhkan.

Dukungan tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga akses kesehatan dan perbaikan fasilitas tempat tinggal agar mereka bisa hidup layak.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan tanggung jawab pemerintah harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar pencitraan.

Masyarakat juga diajak untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama.

Baca Juga:  Blondie Konfirmasi Album Baru 2025 dengan Produser John Congleton



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan Jeje

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Berita Terbaru