SekitarKita.ID- Kondisi memilukan dialami Jamhari (55), seorang fakir miskin yang kini terbaring sakit di tempat tinggalnya yang sangat tidak layak huni.
Bersama istri dan dua anaknya, Jamhari tinggal di Kampung Garon Barat RT 004 RW 001, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.
Hingga kini, Kamis (1/01/2025), kondisi keluarganya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Bekasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluarga Jamhari hidup dalam kemiskinan dan serba keterbatasan, namun mereka mengaku belum pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten.
Fakta ini bertentangan dengan pernyataan Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto, yang mengklaim bahwa Jamhari telah menerima bantuan.
Dalam sebuah video call dengan seorang wartawan pada Selasa (31/12/2024), Camat Mirtono sempat menyatakan, “Udah bantuan mah bang, desa juga udah nyampein. Kalau saya ke sana abang saya ajak bagaimana, entar ya habis Maghrib, rumah abang dimana saya samperin.”
Pernyataan tersebut terdengar seperti upaya untuk membangun citra positif, namun tidak terbukti di lapangan.
Sebaliknya, Jamhari mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan bantuan apapun.
“Selama ini belum pernah dapat bantuan dalam bentuk uang, dan apapun dari pemerintah,” ujarnya dengan nada sedih.
Harapan Keluarga Jamhari
Jamhari dan keluarganya hanya bisa berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu mereka.
Kebutuhan mendesak keluarga ini adalah pengobatan bagi Jamhari dan tempat tinggal yang layak untuk hidup.
Mereka berharap adanya langkah nyata dari pihak desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah untuk memberikan solusi bagi kehidupan yang lebih baik.
Meningkatkan Kepedulian untuk Fakir Miskin
Kasus Jamhari menjadi potret nyata kurangnya perhatian terhadap masyarakat miskin di Kabupaten Bekasi.
Pemerintah dan masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi warganya yang membutuhkan.
Dukungan tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga akses kesehatan dan perbaikan fasilitas tempat tinggal agar mereka bisa hidup layak.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan tanggung jawab pemerintah harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar pencitraan.
Masyarakat juga diajak untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan Jeje







