Sekitar Kita.ID- Pertama kali Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat terpilih periode 2025-2030 Jeje Richie Ismail -Asep Ismail melaksanakan rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Bandung Barat, Rabu 12 Februari 2025.
Rapat tersebut sekaligus menyerahkan dokumen visi misi transisi pemerintahan baru yang dipimpin ketua tim transisi Bupati dan Wakil Bupati Jeje-Asep, Pipih Supriati untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) KBB dalam lima tahun mendatang.
Hadir dalam pertemuan tersebut, sejumlah Tim Sukses Berjama’ah (Bersama Jeje Asep Ismail Amanah), mantan pejabat daerah Aa Umbara Sutisna (Bupati KBB periode 2018-2023) dan Ernawan Natasaputra wakil Bupati Bandung Barat (periode 2008-2013), Ketua Gelora KBB, Sulaeman As-Shaleh, para wakil rakyat Gerindra dan PAN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Bandung Barat terpilih, Jeje Richie Ismail, didampingi wakil Asep Ismail mengatakan bahwa penyerahan dokumen visi misi transisi kepada pemerintahan baru telah selesai dilakukan.
“Semalam kita bersama tim transisi yang di pimpin ibu Pipih sudah menyusun dan merapikan semuanya, dan hari ini sudah final serta selesai maka hari di serahkan,” kata Jeje kepada wartawan SekitarKita.id, di ruang rapat Setda KBB, Selasa (12/2/2025).
Ipar Rafi Ahmad kerap dipanggil Jeje Govinda menyebut, dalam tim transisi yang telah dibentuk itu beranggotakan 20 orang, masing-masing memiliki tugas dan memastikan proses menjaga pemerintahan berjalan lancar.
“Semuanya kita bahas, dalam tim ada 20 anggota dan semua sudah memiliki tugas masing-masing mungkin lebih detailnya akan dijelaskan oleh ibu Pipih (ketua tim transisi,” jelasnya.
Selain itu, Jeje menegaskan bahwa energi dari pemerintahan sebelumnya akan diteruskan oleh pemerintahan yang baru agar dapat berkolaborasi membangun Bandung Barat dengan lebih baik lagi.
“Ini pertama kalinya pertemuan dengan seluruh OPD di Bandung Barat. Harapannya agar bisa bersinergi dari pemerintah sebelumya terhadap pemerintah yang akan datang supaya bisa berkolaborasi untuk membangun Bandung Barat lebih baik lagi dan tentunya lebih amanah,” ungkap Jeje Govinda.
“Kesananya sangat menyenangkan, mungkin ini dunia baru bagi saya ini suatu proses yang harus kita jalani sesuai aturan,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra KBB, Pipih Supriati mengatakan, bahwa tim transisi bekerja sama dengan pakar dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dalam membahas visi misi pemerintahan mendatang.
“Kami Alhamdulillah semalam sudah membahas transisi ini, dan hari ini sudah menyerahkannya kepada Pj Bupati Bandung Barat (Ade Zakir), tentunya barangkali hari ini ya, kita akan bahas bersama tim karena hari ini baru menyerahkan visi misi,” ucap Pipih yabg juga sebagai ketua tim transisi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat terpilih Jeje Richie Ismail -Asep Ismail.
Saat disinggung terkait pembahasan anggaran di tahun 2025 akan di nolkan, Pipih menegaskan, belum ada pembahasan apapun.
“Belum ada, sekarang penjadwalan akan dibahas,” tandasnya.
Disisi lain, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat Ade Zakir mengklaim, tidak ada kendala untuk memasukan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Terpilih dalam RPJMD tahun 2025-2030.
Dikatakan Ade, visi misi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih tersebut tinggal diselaraskan dengan RPJMD KBB yang telah dibuat sebelumnya.
“Ya bagus, kami menyambut baik Tm Transisi ini, karena memang ada banyak hal yang harus diselaraskan. Kita kan sudah punya RPJMD Teknokratik, jadi tinggal disesuaikan dengan visi misi Pak Bupati terpilih lima tahun ke depan,” ungkap Ade.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








