Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Bupati Badung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan komitmennya bersama jajaran Polres Cimahi untuk menelusuri kasus teror pocong yang viral dan meresahkan warga dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu disampaikan Jeje saat ditemui di wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (25/5/2026).

Menurut Jeje, pihaknya telah menerima sejumlah aduan masyarakat terkait kemunculan sosok pocong yang disebut-sebut mengetuk kaca dan pintu rumah warga pada malam hari hingga memicu kepanikan di sejumlah wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedang kami telusuri dan sudah berkoordinasi dengan Kapolres Cimahi,” kata Jeje.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

Selain menelusuri dugaan aksi teror tersebut, Jeje juga memastikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan melakukan penertiban terhadap pengamen berkostum pocong di kawasan Lembang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Dedi Mulyadi terkait penataan kawasan wisata dan ketertiban umum di wilayah Bandung Barat.

“Ya, ini memang sudah ada arahan dari Gubernur, kita akan melakukan penertiban terhadap pocong-pocong yang ada di Lembang, khususnya. Sudah ada beberapa yang terdata, tapi memang tidak bisa secepat itu, ya bertahap lah. Insyaallah kita akan segera membersihkan kawasan Lembang, sesuai arahan Pak KDM,” ujarnya.

Baca Juga:  SPPG Batujajar KBB Diduga Punya ‘Bekingan’, Mitra Diintervensi Saat Akan Lapor Polisi Soal Dana Rp1 Miliar Raib
Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)
Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan pihak kepolisian telah menerima informasi terkait keresahan warga meskipun belum ada laporan resmi yang masuk.

“Ya kami sudah dapat informasi terkait keberadaan sosok yang disebut pocong oleh warga. Tapi laporan resmi dari warga belum ada, kami menelusuri informasi dari media sosial,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Menurut Gofur, anggota Unit Reskrim Polsek Padalarang telah diterjunkan untuk melakukan pengecekan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Warga meyakini sosok pocong tersebut bukan makhluk gaib, melainkan seseorang yang sengaja mengenakan kain putih untuk menebar ketakutan dan melakukan aksi teror pada malam hari.

“Sudah, anggota sudah turun mengecek lokasi untuk penyelidikan. Sekarang masih mengumpulkan keterangan warga, keyakinan warga juga sosok itu orang yang punya niat buruk karena melakukan teror di malam hari,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian akan meningkatkan patroli kring serse pada jam-jam rawan. Polisi juga mengimbau masyarakat kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Mutasi Pejabat Beraroma Politis Jelang Pilkada, Pj Bupati Ade Zakir Terancam Dipidana

“Tentunya patroli kepolisian akan ditingkatkan, tapi di sisi lain tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan. Informasinya sosok ini meresahkan di beberapa lokasi bahkan sudah ada info di Cimahi, silakan mengintensifkan lagi siskamling sebagai langkah antisipasi,” tambah Gofur.

Kasus teror pocong di kawasan Nagmprah, Padalarang, Lembang dan sekitarnya kini menjadi perhatian publik setelah sejumlah video dan informasi warga viral di media sosial.

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian pun memastikan penelusuran dan penanganan dilakukan untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Berita Terbaru