Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id — Warga di Kabupaten Bandung Barat tengah diresahkan dengan kemunculan sosok misterius yang disebut-sebut sebagai pocong. Sosok tersebut dikabarkan mengetuk kaca dan pintu rumah warga pada malam hari hingga memicu kepanikan di sejumlah wilayah.

Teror “pocong” itu dilaporkan terjadi di Kecamatan Padalarang dan Ngamprah dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah warga mengaku melihat sosok menyerupai pocong berjalan dari rumah ke rumah sambil mengetuk pintu warga pada malam hari.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan pihak kepolisian telah menerima informasi terkait keresahan warga tersebut meski belum ada laporan resmi yang masuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya kami sudah dapat informasi terkait keberadaan sosok yang disebut pocong oleh warga. Tapi laporan resmi dari warga belum ada, kami menelusuri informasi dari media sosial,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)
Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)

Menurut Gofur, anggota Unit Reskrim Polsek Padalarang telah diterjunkan untuk melakukan pengecekan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Warga sendiri meyakini sosok pocong tersebut bukan makhluk gaib, melainkan seseorang yang sengaja mengenakan kain putih untuk menebar ketakutan dan melakukan aksi teror di malam hari.

Baca Juga:  Ngeri, 3 orang pemudik tewas terlibat kecelakaan di Cipatat Bandung Barat

“Sudah, anggota sudah turun mengecek lokasi untuk penyelidikan. Sekarang masih mengumpulkan keterangan warga, keyakinan warga juga sosok itu orang yang punya niat buruk karena melakukan teror di malam hari,” ujarnya.

Related Posts

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian akan meningkatkan patroli kring serse pada jam-jam rawan. Selain itu, masyarakat juga diminta kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling di lingkungan masing-masing.

“Tentunya patroli kepolisian akan ditingkatkan, tapi di sisi lain tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan. Informasinya sosok ini meresahkan di beberapa lokasi bahkan sudah ada info di Cimahi, silakan mengintensifkan lagi siskamling sebagai langkah antisipasi,” tambah Gofur.

Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)
Ilustrasi pocong jadi jadian (foto: Abdul Kholilulloh)

Isu Rampok Berkedok Pocong Viral di Media Sosial

Sebelumnya, isu mengenai rampok berkedok pocong viral di berbagai platform media sosial di wilayah Bandung Barat. Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah muncul unggahan yang menyebut adanya sosok pocong membawa senjata tajam jenis golok.

Baca Juga:  Bupati Jeje: KNPI Miliki Peran Strategis Dukung Pembangunan Bandung Barat Amanah

Unggahan akun Facebook Baraya Padalarang menyebutkan warga resah dengan kemunculan sosok pocong bersenjata tajam di Jalan Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Minggu 24 Mei 2026.

Dalam informasi yang beredar, pelaku disebut menggunakan modus menyamar menjadi pocong untuk menakut-nakuti warga sebelum mengancam korban menggunakan senjata tajam dan mengambil barang berharga.

Ramainya unggahan media sosial serta pesan berantai WhatsApp membuat suasana semakin mencekam karena banyak masyarakat langsung mempercayai kabar tersebut tanpa adanya kepastian resmi dari pihak berwenang.

“Warga jadi takut karena isu soal pocong mengetuk pintu itu sudah menyebar ke mana-mana lewat WhatsApp dan media sosial,” ujar Cecep, warga Sukamulya Padalarang.

Keresahan warga terus meningkat meski belum ada bukti pasti terkait kebenaran isu tersebut. Sebagian masyarakat memilih tidak keluar rumah pada malam hari dan melarang anak-anak bermain di luar selepas magrib.

Warga berharap aparat keamanan lebih rutin melakukan patroli agar situasi kembali kondusif. Selain itu, ronda malam dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah penyebaran isu yang memicu kepanikan.

Baca Juga:  Warga Resah Limbah Medis Dibuang ke Jembatan Citarum, DLH Karawang Cari Pelakunya

“Kami berharap aparat lebih rutin ronda supaya warga tenang. Kalau memang isu itu tidak benar, sebaiknya segera ada klarifikasi agar masyarakat tidak terus resah,” kata Sisil, warga lainnya.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial dan tidak langsung mempercayai kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Fenomena isu mistis yang cepat viral di media sosial memang kerap menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Saat ini jajaran Polres Cimahi disiagakan untuk memastikan keamanan lingkungan tetap kondusif sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Warga Bandung Barat resah akibat teror sosok pocong yang mengetuk pintu rumah pada malam hari. Polisi turun tangan melakukan penyelidikan dan meningkatkan patroli.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Berita Terbaru