Antisipasi Bencana, Kepala BPBD KBB Dorong Kajian Akademis Soal Sesar Lembang

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, (foto; Abdul Kholilulloh)

i

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, (foto; Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana yang bisa ditimbulkan oleh Sesar Lembang.

Menurutnya, Sesar Lembang merupakan ancaman nyata sebagaimana telah dibuktikan melalui kajian akademis. Jika terjadi pergeseran atau gempa besar, dampaknya bisa sangat dahsyat.

“Sesar Lembang itu betul adanya sesuai dengan hasil kajian akademis. Kalau sudah terjadi bencana, memang dampaknya luar biasa. Tapi mudah-mudahan dengan banyak berdoa, bencana itu dijauhkan dari Bandung Barat,” ujar Asep saat ditemui Sekitarkita.id usai Serah terima jabatan di Kantor Bupati, Ngamprah, Senin (15/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asep mengajak seluruh masyarakat Bandung Barat untuk terus berdoa dan berdzikir sebagai bentuk ikhtiar menghadapi ancaman bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, (foto; Abdul Kholilulloh)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, (foto; Abdul Kholilulloh)

Ia menegaskan, meskipun langkah antisipasi akademis dan teknis sudah dilakukan, manusia tetap tidak bisa memastikan kapan bencana akan datang.

“Sebagai manusia, kita wajib berusaha dan berikhtiar. Dari sisi akademis sudah jelas bahwa Sesar Lembang ada. Maka ke depan, BPBD akan memperbanyak sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan,” katanya.

Baca Juga:  Breaking News! 8 Bangunan Liar Warung Remang-remang di Bandung Barat Dibongkar Paksa

Selain doa, BPBD KBB akan memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah, serta melaksanakan program sosialisasi kebencanaan.

Tujuannya agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, baik akibat pergeseran sesar maupun kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang sering terjadi.

Asep juga menekankan pentingnya kewaspadaan sehari-hari dalam aktivitas masyarakat.

“Kalau bepergian dari rumah, titip pesan pada keluarga untuk hati-hati. Sebab bencana bisa datang kapan saja tanpa kita tahu,” tambahnya.

Asep menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan Bupati Bandung Barat untuk memimpin BPBD sebagai Plt. Meski masa tugasnya tinggal sekitar 200 hari, ia berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan maksimal.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang memberi kepercayaan. Walau sisa waktu hanya sekitar 230 hari, saya ingin memanfaatkannya sebaik mungkin untuk masyarakat Bandung Barat,” ucapnya.

“Dengan ancaman Sesar Lembang yang sudah menjadi perhatian sejak puluhan tahun lalu, BPBD KBB menekankan dua hal utama ikhtiar akademis dan teknis, serta doa dan dzikir sebagai penguat batin. Kolaborasi dengan masyarakat akan terus ditingkatkan agar kesiapsiagaan terhadap bencana semakin kuat,” tandasnya.

Baca Juga:  Kronologi kebakaran Gudang peluru TNI, Pangdam Jaya: ledakan dari amunisi kadaluarsa



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terbaru