Miris, Longsor di Bandung Barat Memutus Jalan Penghubung Dua Desa di Sindangkerta, ini Kondisinya

- Penulis

Rabu, 5 Oktober 2022 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan Kabupaten penghubung Desa Rancasengang dengan Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta KBB terputus akibat longsor. Rabu 05 Oktober 2022 (foto: Heri BPBD KBB)

Bandung Barat, SekitarKita.net,- Bencana alam tanah longsor yang melanda Kampung Pasir Tanjung RT/03/RW05, Desa Rancasengang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat akses jalan terputus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi membuat akses jalan Kabupaten itu terputus dengan kondisi yang memprihatinkan sehingga membahayakan bagi pengendara serta warga yang melintas.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB pada Selasa (04/10) kemarin akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

“kronologinya pada hari Selasa pagi terjadi hujan deras yang membuat saluran air meluap sehingga terjadi longsor,” kata Duddy. Rabu 05 Oktober 2022.

Duddy mengatakan, dampak dari peristiwa tersebut, terputusnya akses jalan kabupaten penghubung antar dua desa di Kecamatan Sindangkerta.

Kondisi jalan kabupaten penghubung Desa Rancasengang dengan Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta KBB memprihatinkan (foto: Heri BPBD KBB) 
Baca Juga:  Miris! Galian Kabel di Bandung Barat Kembali Memakan Korban, Proyek SKTM Asal-asalan

“Jalan kabupaten penghubung antara Desa Rancasengang dengan Desa Buninagara terputus sehingga sulit dilalui oleh kendaraan, terutama kendaraan roda empat,” terangnya.

Kendati itu, usai melakukan asesmen, pihaknya menghimbau kepada pengendara baik roda dua maupun roda empat untuk tetap berhati-hati jika melintas dilokasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, upaya yang telah dilakukan, koordinasi dengan aparat kewilayahan, membuat plang rambu-rambu peringatan, untuk pengendara yang melintas tetap berhati-hati,” pungkasnya.

Editor: Abdul Kholilulloh

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB