Petani Muda Asal Pemalang Jateng Jadi Inspirasi Dalam Memajukan Pertanian

- Penulis

Sabtu, 1 Juli 2023 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG | SekitarKita.id – Tidak perlu merasa gengsi ataupun minder jika ingin menjadi seorang petani di jaman digital saat ini, yang semuanya dapat di lakukan secara mudah dengan sistem digital yang serba canggih.

Dan juga saat ini buktinya ada banyak kisah sukses petani muda Indonesia yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kencah internasional.

Dan Kisah Sukses Petani Muda yang saat ini dapat di bilang berhasil yaitu Awal Rohmadi (27) salah satu pemuda yang menjadi inpirasi generasi muda dalam memajukan bidang pertanian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyaknya pemikiran orang yang negatif mengenai profesi petani di Indonesia di patahkan Awal Rohadi yang sukses dan menjadi inspirasi para pemuda Indonesia untuk dapat beralih menjadi petani sukses bahkan di jadikan profesi yang membanggakan.

Profesi menjadi petani sebagai pelaku usaha dalam dunia pertanian dari mulai pembibitan pengolahan hingga pemanenan produk pertanian untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari harusnya menjadi sektor yang sangat penting di Indonesia tanpa petani ketahanan pangan tidak akan tercukupi.

Baca Juga:  Efisiensi Hidup 'Santa Tell Me' Ariana Grande Tiba untuk Hari Jadi

Suksesnya Awal Rohadi menjadi petani sukesi berasal saat dirinya bergabung ke program MAKMUR yang merupakan besutan dari PT Pupuk Indonesia, dirinya yang merupakan petani konvensional yang biasa melakukan budidaya padi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Kesuksesannya berubah setelah dirinya mengikuti program MAKMUR yang akhirnya dapat sukses bahkan menjadi inspirasi dan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di kencah internasional.

Sebelum sukses Awal Rohadi bersama sang istri hanyalah petani biasa dan tinggal menumpang di rumah orang tuanya,dirinya akhirnya dengan niat yang kuat untuk mandiri pindah kerumah kontrakan

Dengan penghasilan kurang mencukupi membuatnya harus berpikir dan bekerja keras walaupun tetap belum mencukupi untuk kebutuhan hidup dan tabungan masa depan.

Sampai akhirnya dirinya mengetahui adanya program MAKMUR dari Kelompok tani yg ada di sekitar Pemalang Jawa Tengah.

Melalui Program Makmur yang di gagas oleh Pupuk Indonesia di Bawah Naungan Kementrian BUMN dimana telah memberikan support kepada petani terutama bantuan pupuk subsidi sangat membantu dan memudahkan bisnis yang Awal Rohadi jalankan.

Baca Juga:  'Perayaan Ulang Tahun Natal Khusus Philly' Posting Debut Pemecah Record – Information Loader

Selain itu, dirinya juga mendapatkan pembinaan mengenai tata cara pembibitan yang baik dan lagi mengenai pendampingan pemasaran produk.

Bergabungnya Awal Rohadi dalam Program MAKMUR oleh PT Pupuk Indonesia dengan menyediakan pembibitan yang berkualitas dengan kuantitas yang banyak, serta dapat menjangkau dan menyediakan bibit untuk petani area Kabupaten Pemalang jawa tengah

Secara berlahan usahanya Awal Rohadi semakin maju dan semakin dikenal dikalangan petani setelah bergabung dalam program MAKMUR tersebut.

Perubahan dalam hidupnya dirasakan sangat signifikan mulai dari adanya penambahan penghasilan dan juga mengembangkan usaha lainnya di bidang pertanian seperti jual beli hasil tani.

Dirinya juga dapat membangun rumah permanen bersama keluarga dan juga dapat mendirikan salah satu pabrik Penggilingan beras (Rice Milling) terbesar di indonesia

Sedangkan untuk sosial impact dirinya dapat mempekerjakan sanak saudaranya serta tetangga di produksi pembibitan dalam hal produksi dan distribusi bibit, serta dalam hal jual beli hasil panen padi nya. serta menyerap tenaga kerja dilingkungan di wilayah kabtupaten Pemalang Jawa Tengah.



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru