Pemkab dan DPRD KBB Resmi Sepakati KUA-PPAS 2026, Infrastruktur dan Pelayanan Publik jadi Fokus Utama 

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab dan DPRD KBB menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. (Foto: DPRD KBB)

i

Pemkab dan DPRD KBB menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. (Foto: DPRD KBB)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan ini ditandai dalam rapat paripurna di Gedung DPRD KBB, Rabu (1/10/2025).

Dalam sidang paripurna yang berlangsung khidmat, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, membacakan pendapat resmi Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa APBD bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Pemkab dan DPRD KBB menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. (Foto: DPRD KBB)
Pemkab dan DPRD KBB menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. (Foto: DPRD KBB)

“Alhamdulillah, kita dipertemukan dalam momentum penting ini bukan hanya sebagai agenda pemerintahan, tetapi juga sebagai wujud komitmen kita untuk bermusyawarah menentukan arah pembangunan daerah melalui APBD yang insyaallah amanah, transparan, dan berpihak pada rakyat,” ujar Asep Ismail.

Rancangan KUA-PPAS 2026 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dengan tema pembangunan: “Peningkatan Akses Infrastruktur Pelayanan Dasar dan Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah.”

Selain itu, dokumen anggaran ini juga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat, yang menitikberatkan pada peningkatan efisiensi, produktivitas, serta daya saing daerah.

Baca Juga:  Jelang Akhir Jabatan, Yacob Anwar Tekankan Sikap Kritis Pemimpin Baru P4KBB di Tengah Krisis Ekonomi

Struktur KUA-PPAS 2026 Kabupaten Bandung Barat

Secara garis besar, struktur KUA-PPAS 2026 KBB adalah sebagai berikut:

-Pendapatan Daerah: Rp2,87 triliun

-Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp1,04 triliun

-Pendapatan Transfer: Rp1,83 triliun

Belanja Daerah: Rp2,9 triliun

-Belanja Operasi: Rp2,15 triliun

 -Belanja Modal: Rp211 miliar

 -Belanja Tidak Terduga: Rp37,9 miliar

  -Belanja Transfer: Rp496 miliar

Dengan demikian, terdapat selisih atau defisit anggaran sebesar Rp25,96 miliar.

Meski defisit terjadi, Pemkab Bandung Barat optimistis bahwa kebijakan fiskal dalam KUA-PPAS 2026 akan mampu mendorong pembangunan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Program dan kebijakan yang dituangkan dalam dokumen ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kinerja pemerintahan sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan di Kabupaten Bandung Barat tercinta,” lanjut Asep Ismail.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada DPRD KBB, khususnya Badan Anggaran, yang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah bekerja keras hingga tercapainya kesepakatan.

“Sekali lagi, saya atas nama Wakil Bupati mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan pemerintah daerah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya demi terwujudnya dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026,” pungkasnya.

Baca Juga:  Owner MBG Tersandung Skandal Kasus Dugaan Pencabulan, Sosok Unyil di Mata Warga Padalarang



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pipih Supriati Ajak Warga Bandung Barat Jadikan Maulid Nabi Momentum Perbaiki Akhlak
Lewat Aksi Panggung, Pimpinan DPRD KBB Pipih Supriati Serap Aspirasi Warga di Malam Puncak HUT RI
LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan
Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang
Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WIB

Pipih Supriati Ajak Warga Bandung Barat Jadikan Maulid Nabi Momentum Perbaiki Akhlak

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Lewat Aksi Panggung, Pimpinan DPRD KBB Pipih Supriati Serap Aspirasi Warga di Malam Puncak HUT RI

Sabtu, 5 September 2026 - 16:29 WIB

LAKI KBB Buka Suara soal Gugatan Pimpinan DPRD ke BK, Dugaan Pelanggaran Etik Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Suara Dentuman Misterius Bikin Warga Bandung Raya Geger, Terdengar hingga Padalarang

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Berita Terbaru