Korban Keracunan Makanan MBG di Lembang Capai 199 Pelajar, 36 Masih Jalani Perawatan 

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Keracunan usai santap makanan progam MBG di Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Korban Keracunan usai santap makanan progam MBG di Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Sebanyak 199 pelajar di wilayah Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (28/10/2025).

Para pelajar yang terdampak berasal dari empat sekolah, yaitu SDN 2 Cibodas, SDN Buahbatu, SMPN 4 Lembang, dan SMK PNC.

Awalnya, mereka menjalani perawatan di Puskesmas Cibodas, sementara beberapa siswa dengan gejala lebih berat dirujuk ke Klinik Sespim dan RSUD Lembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 14.00 WIB, ketika tujuh siswa mengalami mual, muntah, dan pusing setelah makan siang.

Sebanyak 199 pelajar di wilayah Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh
Sebanyak 199 pelajar di wilayah Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

Namun, menjelang sore hari jumlah korban terus bertambah hingga mencapai ratusan. Hingga malam, siswa masih berdatangan ke puskesmas diantar oleh orang tua mereka.

Beberapa mobil ambulans disiagakan untuk membawa korban dengan gejala berat ke fasilitas kesehatan lain di wilayah Lembang.

Berdasarkan data yang diterima redaksi Sekitarkita.id dari Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Rabu (29/10/2025) pukul 13.29 WIB.

Baca Juga:  HKG PKK ke-52 tingkat Kabupaten Karawang: Gerakan bersama PKK untuk kesejahteraan menuju Indonesia maju

Berikut rincian jumlah korban dan penanganannya.

Puskesmas Cibodas, 89 pasien, 18 masih dirawat (total 107 orang)

Klinik Sespim, 33 pasien, seluruhnya sudah pulang dan dinyatakan membaik

RSUD Lembang, 11 pasien, 9 masih dirawat (total 20 orang)

Posko Desa Cibodas 30 pasien, 9 masih dirawat (total 39 orang).

Korban Keracunan usai santap makanan progam MBG di Bandung Barat (foto: ilustrasi/ dok. Sekitarkita.id - Abdul Kholilulloh)
Korban Keracunan usai santap makanan progam MBG di Bandung Barat (foto: ilustrasi/ dok. Sekitarkita.id – Abdul Kholilulloh)

Secara keseluruhan, jumlah korban mencapai 199 siswa, dengan 163 dinyatakan sembuh dan 36 siswa masih menjalani perawatan medis.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan KBB, dr. Lia, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menurunkan tim investigasi lapangan untuk menelusuri penyebab dugaan keracunan massal tersebut.

“Kami masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab pastinya. Semua pasien dalam pengawasan tenaga medis dan kondisinya stabil,” ujar dr. Lia kepada Sekitarkita.id.

Ia menegaskan, pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap kasus ini dan berkomitmen agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, puskesmas, dan penyedia makanan MBG untuk memastikan keamanan pangan bagi siswa, termasuk peningkatan pengawasan kualitas makanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Dukung Program Presiden Prabowo, Aryandra Property Siapkan 1.100 Rumah Subsidi untuk Warga KBB

Sementara itu, Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, mengatakan pihaknya telah menyiapkan GOR Desa Cibodas sebagai posko darurat untuk menampung dan menangani para korban secara sementara.

“Kami fokus pada penanganan korban di Puskesmas Cibodas. Untuk penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan,” ungkap Dindin Sukaya.

Kasus dugaan keracunan makanan program MBG di Lembang ini menjadi perhatian publik dan pemerintah daerah.

Evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan distribusi dan kualitas makanan akan menjadi langkah penting agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap aman dan bermanfaat bagi pelajar di Kabupaten Bandung Barat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru