Lima Dinas di KBB Masih Dipimpin Plt, Bupati Jeje Umumkan Open Bidding Akhir Januari 2026

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Gedung C Kompleks Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Gedung C Kompleks Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memastikan akan segera mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama di lima dinas strategis yang hingga kini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Pengisian jabatan tersebut akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding, dengan target pelantikan paling lambat akhir Januari 2026.

Selain open bidding untuk jabatan eselon II, Pemkab Bandung Barat juga merencanakan rotasi dan mutasi (rotmut) bagi pejabat eselon III atau jabatan administrator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah sekaligus memperkuat kinerja organisasi pemerintahan.

“Insha Allah di Januari ini kita rencanakan open bidding. Untuk pelantikan pejabat eselon III juga akan dilakukan rotasi dan mutasi, kemungkinan di akhir Januari,” ujar Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Gedung C Kompleks Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026).

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Gedung C Kompleks Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Gedung C Kompleks Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

Jeje menjelaskan, selain rotmut pejabat eselon III, Pemkab Bandung Barat akan membuka open bidding untuk lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II.

Baca Juga:  Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha

Kelima jabatan tersebut merupakan dinas strategis yang berperan penting dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Adapun lima jabatan strategis yang akan diisi melalui mekanisme open bidding meliputi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

Menurut Jeje, pengisian jabatan kepala dinas secara definitif menjadi prioritas untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Bandung Barat.

Penggunaan mekanisme open bidding, kata Jeje, dipilih karena Sistem Informasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (SIMATA ASN) atau merit system belum dapat diterapkan dalam waktu dekat.

Sistem tersebut membutuhkan proses administrasi yang cukup panjang, termasuk pengisian dan validasi data kinerja, kompetensi, serta rekam jejak aparatur sipil negara (ASN).

“Untuk sistem SIMATA ini memang prosedurnya agak panjang. Ada beberapa data yang harus diisi dan dilengkapi. Karena itu, sekitar Januari–Februari baru bisa langsung berjalan,” jelas Jeje.

Baca Juga:  Prabowo Imbau Pejabat Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Rp 47,8 Triliun Bisa untuk Kesejahteraan Rakyat

Sambil menunggu kesiapan sistem manajemen talenta, Pemkab Bandung Barat memutuskan tetap menggunakan mekanisme seleksi terbuka yang selama ini telah diterapkan.

Langkah ini dinilai lebih efektif agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh kekosongan jabatan strategis.

“Manajemen talenta belum bisa berjalan karena prosedurnya masih panjang dan harus melengkapi banyak data. Untuk teknisnya nanti bisa ditanyakan ke BKPSDM. Jadi sementara ini masih menggunakan mekanisme manual seperti sebelumnya,” tambahnya.

Meski menggunakan open bidding, Jeje menegaskan seluruh proses seleksi akan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia juga memastikan seluruh tahapan seleksi hingga pelantikan pejabat definitif dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Intinya, akhir Januari 2026 ini akan ada pelantikan untuk lima dinas strategis,” tegas Jeje menandaskan.

Pengisian jabatan definitif tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah, memperkuat kinerja OPD, serta mempercepat realisasi program-program prioritas di Kabupaten Bandung Barat.

Keputusan menggunakan mekanisme open bidding ini sekaligus meluruskan pernyataan sebelumnya yang sempat menyebut pengisian jabatan akan dilakukan melalui sistem manajemen talenta tanpa lelang terbuka.

Baca Juga:  Buntut Guyuran Dana Rp200 Triliun, Hotman Paris Protes, Menkeu: Ini Strategi Saya

Dengan mempertimbangkan kesiapan administrasi dan teknis, Pemkab Bandung Barat akhirnya memilih open bidding agar pengisian jabatan strategis dapat segera terlaksana.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Meski Polemik Berlanjut, DPRD KBB Pastikan TK Negeri Ngamprah Tetap Gelar KBM
Ini Tampang ASN Bandung Barat Tersangka Korupsi Hibah Rp 1,5 Miliar, Pemkab Buka Suara
Babak Baru Polemik Ariandra Cityville Bandung Barat, Pemkab: Lahan TPU Wajib Diserahkan Pengembang
Disperkim Bandung Barat Diduga Catut Lahan TPU di Padalarang, Warga Hentikan Sementara Proyek Pembangunan
DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas
Transaksi Rp14 Miliar Belum Tuntas, Kades Ciptagumati Tagih Pembayaran Lahan Ariandra Cityville
Bupati Jeje Dukung Penuh NPCI KBB Jelang Klasifikasi Peparda 2026, Siap Beri Bantuan Pribadi untuk Atlet
Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Kapur di Cipatat Bandung Barat, Temukan Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Hak Buruh

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:15 WIB

Meski Polemik Berlanjut, DPRD KBB Pastikan TK Negeri Ngamprah Tetap Gelar KBM

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:21 WIB

Ini Tampang ASN Bandung Barat Tersangka Korupsi Hibah Rp 1,5 Miliar, Pemkab Buka Suara

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:21 WIB

Babak Baru Polemik Ariandra Cityville Bandung Barat, Pemkab: Lahan TPU Wajib Diserahkan Pengembang

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WIB

Disperkim Bandung Barat Diduga Catut Lahan TPU di Padalarang, Warga Hentikan Sementara Proyek Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30 WIB

DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas

Berita Terbaru

TK Negeri Ngamprah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat tuai polemik (foto: istimewa)

Bandung Barat

DPRD Bandung Barat Desak Polemik TK Negeri Ngamprah Segera Tuntas

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:30 WIB