Ringkasan Berita:
- Arsenal tampil mengesankan dalam kompetisi Liga Inggris musim ini.
- Mikel Arteta telah menemukan pengganti untuk Viktor Gyokeres yang merasakan cedera.
- Arsenal memaksimalkan kualitas para pemain yang tersedia ketika para pemain utama merasakan cedera.
AdinJava– Mikel Arteta terlepas dari segalanya mulai menemukan penyerang baru untuk Arsenal setelah Viktor Gyokeres cedera di Liga Inggris.
Tim yang dilatih Mikel Arteta meraih empat kemenangan di Liga Champions, berhasil melaju ke babak berikutnya dalam Piala Liga, serta berada di puncak klasemen Liga Premier.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetapi, klub London Utara masih menghadapi kendala, seperti peningkatan jumlah para pemain yang cedera.
Terlebih lagi, Arteta kini harus segera bermain tanpa para pemain anyar yang diboyong pada musim panas, Viktor Gyokeres.
Meski demikian berita baiknya adalah dia mempunyai solusi dalam diri penyerang terbaik Arsenal sejak Robin van Persie.
Solusi yang diberikan oleh Arsenal keterkaitan cedera Gyokeres
Kai Havertz masih tidak dapat bermain dan Gabriel Jesus baru saja kembali berlatih bersama tim utama, dengan begitu Arteta mempunyai minim ruang untuk mencoba pendekatan yang lebih kreatif dalam mencari tau pengganti Gyokeres.
Salah satu opsi yang tersedia adalah menggeser Leandro Trossard ke lini tengah, sebab berbeda dengan musim lalu, ia tampaknya kembali memperlihatkan performa terbaiknya yang mengancam.
Faktanya, para pemain sepak bola Belgia yang bermain di degree internasional telah mencetak jumlah gol dan memberikan empat umpan yang fantastis untuk timnya dalam 13 pertandingan.
Terlebih lagi, meski demikian para pemain berusia 30 tahun ini pada dasarnya merupakan seorang para pemain sayap, ia sudah tidak asing lagi bermain sebagai penyerang, dan telah melakukannya sebanyak 49 kali selama kariernya.
Tetapi, andai manajer ingin mempertahankan Trossard di sisi kanan, ia dapat untuk memilih langkah yang lebih berani dengan memasukkan Ethan Nwaneri ke lini depan.
Selain itu, musim lalu ia menyampaikan kepada jurnalis bahwa para pemain muda tersebut “bisa bermain sebagai para pemain sayap kanan juga ada posisi lain yang menurut saya dapat dikembangkan menjadi No. 9.”
Terlebih lagi, dengan catatan yang mengesankan yaitu sembilan gol dan dua lend a hand hanya dalam 1378 menit musim lalu, para pemain muda ini jelas mempunyai ketajaman dalam mencetak gol yang sulit dipelajari.
Tetapi, meski demikian Trossard dan Nwaneri mungkin saja menjalankan tugasnya dengan baik memimpin lini depan dalam satu pertandingan, terdapat para pemain lain yang hampir pasti akan dipercaya oleh Arteta, seorang para pemain yang dapat dianggap hal itu sebagai penyerang terbaik Arsenal sejak Van Persie.
Finisher terbaik Arsenal
Meski demikian ia mempunyai beberapa opsi, tampaknya hampir pasti bahwa Arteta akan mengambil keputusan untuk memainkan Mikel Merino di lini depan saat menghadapi Sunderland.
Selain itu, sepanjang sekitar satu tahun terakhir, para pemain asal Spanyol tersebut telah memberikan alasan yang sangat kuat untuk menjadi pencetak gol terbaik klub sejak Van Persie.
Tetapi, bukan berarti dia merupakan penyerang terbaik sejak para pemain asal Belanda tersebut.
Sebab dia tidak pernah dan bahkan tidak akan mengakui dirinya sebagai bagian darinya.
Tetapi, kualitas terlepas dari segalanya sangat luar biasa, dan daftar gol yang fantastis mengonfirmasi hal tersebut.
Sebagai contoh, dalam pertandingan pertamanya sebagai para pemain depan tim, melawan Leicester Town musim lalu.
Ia mencetak gol dengan sundulan yang sangat menakjubkan dan satu sentuhan lagi menuju sudut bawah gawang.
Selanjutnya, di lapangan sendiri saat melawan Genuine Madrid dalam Liga Champions, ia kembali mencetak gol yang fantastis dengan satu sentuhan, tetapi kali ini dari luar pintu enviornment penalti.
Faktanya, ketika lihat kembali gol-gol yang telah ia ciptakan untuk klubnya, terlihat jelas bahwa ia berada dalam kondisi terbaiknya ketika mempunyai minim waktu untuk berpikir dan harus segera menyelesaikannya dengan satu sentuhan.
Sangat beruntung baginya dan seluruh rekan tim, menurut penulis Arsenal Adam Keys, ia seperti “kutub di dalam kotak penalti”, dengan begitu terus menerus kali hanya mempunyai satu kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari peluang.
Bagaimanapun juga, mungkin saja terdengar berlebihan, dan Arteta tidak ingin dia terus bermain di lini depan.
Tetapi, sulit untuk membantah bahwa Merino kini tampak sebagai penyerang terbaik Arsenal sejak Van Persie.
(AdinJava)








