DLH dan Dispernakan KBB Kolaborasi Tangani Limbah Ternak, Dorong Edukasi Peternak di Cisarua

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menggelar kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) di Cisarua (foto: Instagram @dispernakan_kbb)

i

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menggelar kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) di Cisarua (foto: Instagram @dispernakan_kbb)

SEKITARKITA.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menggelar kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) mengenai penanganan limbah kotoran hewan ternak di Sekretariat Kelompok PPCM Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan pencemaran lingkungan yang kerap muncul akibat tidak optimalnya pengelolaan limbah ternak di wilayah peternakan.

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, pemerintah berharap dapat mendorong perubahan perilaku sekaligus meningkatkan kesadaran peternak dalam menjaga kualitas lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

M. Heru Nugraha, selaku Pedal Ahli Muda pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH KBB), foto: Instagram @dispernakan_kbb
M. Heru Nugraha, selaku Pedal Ahli Muda pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH KBB), foto: Instagram @dispernakan_kbb

Menurut M. Heru Nugraha, selaku Pedal Ahli Muda pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH KBB), kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kotoran ternak agar tidak lagi dibuang sembarangan ke lingkungan.

“Salah satu materi yang disampaikan adalah pendistribusian sarana dan prasarana (sarpras) pengolahan limbah ternak, termasuk peralatan yang dapat digunakan untuk mengolah kotoran hewan menjadi produk lebih bernilai, seperti pupuk organik,” kata Heru dikutip Sekitarkita.id dari laman Instagram @dispernakan_kbb, Kamis 4 Desember 2025.

Baca Juga:  Evakuasi Pohon Tumbang, Jalan Raya Padalarang-Bandung sempat Macet 

Ia menyebut, selain itu, peserta juga mendapat pelatihan budidaya cacing sebagai salah satu solusi inovatif pengelolaan limbah.

“Budidaya cacing dinilai efektif karena dapat mengubah kotoran ternak menjadi kascing (pupuk organik berkualitas tinggi) yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menggelar kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) di Cisarua (foto: Instagram @dispernakan_kbb)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menggelar kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) di Cisarua (foto: Instagram @dispernakan_kbb)

Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus mengurangi beban pencemaran lingkungan.

Heru menambahkan bahwa edukasi ini penting untuk mengubah mindset para peternak, agar mereka memahami bahwa limbah ternak tidak hanya sekadar kotoran, tetapi dapat menjadi sumber penghasilan jika dikelola dengan baik.

“Dengan pola pikir baru tersebut, pemerintah optimistis tingkat pencemaran sungai akibat limbah ternak dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Peningkatan kualitas air sungai juga menjadi fokus utama kegiatan ini mengingat beberapa wilayah di Bandung Barat masih menghadapi tantangan terkait pencemaran organik.

DLH dan Dispernakan berharap, melalui program pengolahan limbah dan budidaya cacing, masyarakat dapat ikut menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Program kolaborasi ini akan terus berlanjut dan diperluas ke kelompok-kelompok peternak lainnya di KBB,” jelas Heru.

Baca Juga:  Update Longsor Cisarua Hari Ke-4: Tim SAR Temukan 8 Jenazah, Total 47 Kantong Terkumpul

“Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mendorong pengelolaan limbah ternak yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Instagram @dispernakan_kbb

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dkk Tersangka Korupsi Penyimpangan MBG
Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029
Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga
Pemerintah Buka Suara soal Pencopotan Kepala BGN: Program MBG Tetap Jadi Prioritas
Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren
Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:11 WIB

Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dkk Tersangka Korupsi Penyimpangan MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:58 WIB

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:25 WIB

Pemerintah Buka Suara soal Pencopotan Kepala BGN: Program MBG Tetap Jadi Prioritas

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:24 WIB

Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren

Berita Terbaru