SEKITARKITA.id – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari keempat pada Selasa (27/1/2026).
Meski sempat terkendala cuaca hujan dari pagi hingga siang, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban tambahan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, dalam jumpa pers di lokasi bencana menyampaikan bahwa pada hari keempat ini, tim berhasil menemukan 8 kantong jenazah (bodypack).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, sore ini cuaca cerah sehingga di hari keempat kita sudah menemukan ada 8 bodypack. Kami tim SAR gabungan sudah menyerahkan kepada tim DVI yang ada di puskesmas,” ujar Ade kepada awak media, Selasa sore.
Ade merinci lokasi penemuan kedelapan jenazah tersebut berdasarkan pembagian sektor pencarian yang telah dipetakan menggunakan drone pada pagi hari.
“Dari ke-8 bodypack itu, ada 4 ditemukan di worksite A1, 3 bodypack di worksite A2, dan 1 bodypack di worksite B2,” jelasnya.
Dengan penambahan temuan ini, total akumulasi korban yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga hari keempat pukul 17.20 WIB mencapai 47 kantong jenazah.
Ade menambahkan, berdasarkan informasi dari tim Disaster Victim Identification (DVI), dari total temuan tersebut, sebanyak 27 kantong jenazah telah teridentifikasi atau dicocokkan data ante-mortem dan post-mortem-nya di posko.
Terkait jumlah warga yang masih dicari, Ade menyebutkan datanya bersifat dinamis. Berdasarkan laporan terkini, total warga terdampak mencapai 155 jiwa, dengan 35 orang dinyatakan selamat.
“Kurang lebih masih 80 jiwa atau 80 orang dalam proses pencarian,” tuturnya.
Dalam operasi ini, Tim SAR membagi area longsoran menjadi tiga sektor utama, yakni Sektor Alfa, Bravo, dan Charlie (yang berada di posisi paling atas).
Ade tak menjawab saat disinggung terkait apakah di antara body pack yang sudah diserahkan ke tim DVI Polda Jabar termasuk kantong jenazah anggota marinir yang turut jadi korban pada longsor tersebut.
“Teman-teman media sudah mengetahui bersama bahwa ada anggota dari TNI yang menjadi korban. Tapi kami tim SAR gabungan hanya fokus terhadap pencarian. Jadi nanti yang bisa merilis dari body pack yang telah kami serahkan ke DVI, itu ya tim DVI. Jadi mereka yang bisa merilis mana itu warga sipil atau itu dari TNI,” ujar Ade Dian.
Hari keempat penanganan longsor Cisarua, petugas terus bekerja mengidentifikasi kantong jenazah yang ditemukan.
Berdasarkan data, petugas di posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat, sudah mengidentifikasi 30 kantong jenazah kiriman dari tim SAR gabungan
Pada hari keempat ini, fokus temuan berada di sektor A dan B. Namun, sektor C tetap menjadi perhatian karena pada hari kedua sempat ditemukan korban di area tersebut.
Operasi SAR hari keempat resmi dihentikan sementara pada pukul 17.20 WIB demi keselamatan personel, dan akan dilanjutkan kembali pada hari kelima, Rabu (28/1/2026) pagi.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








