Perang Sarung Berujung Tawuran, Polres Cimahi Amankan Pelajar dan Panggil Orang Tua

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah pelajar di wilayah Kota Cimahi berhasil digagalkan aparat dari Polres Cimahi (foto: istimewa)

i

Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah pelajar di wilayah Kota Cimahi berhasil digagalkan aparat dari Polres Cimahi (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah pelajar di wilayah Kota Cimahi berhasil digagalkan aparat dari Polres Cimahi.

Selain mengamankan para remaja yang terlibat, polisi juga memanggil orang tua untuk diberikan pembinaan serta melakukan pendataan terhadap para pelajar.

Perang sarung yang kerap terjadi pada bulan Ramadan ini dinilai berpotensi memicu tawuran antar kelompok remaja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat kepolisian pun meningkatkan patroli malam guna mencegah terjadinya bentrokan yang lebih besar.

Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah pelajar di wilayah Kota Cimahi berhasil digagalkan aparat dari Polres Cimahi (foto: istimewa)
Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah pelajar di wilayah Kota Cimahi berhasil digagalkan aparat dari Polres Cimahi (foto: istimewa)

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa aksi perang sarung umumnya terjadi setelah salat tarawih hingga menjelang sahur.

Ia menyebut, aktivitas tersebut sering kali direncanakan melalui pesan singkat maupun media sosial.

“Perang sarung sangat berbahaya karena dapat berujung pada tawuran fisik dan berpotensi menimbulkan korban luka bahkan korban jiwa,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi Niko N Adi Putra menyampaikan bahwa pihak kepolisian secara aktif membubarkan serta mengamankan remaja yang terlibat dalam aksi tersebut.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adiputra (foto: istimewa)
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adiputra (foto: istimewa)

“Polisi tidak akan mentolerir aksi perang sarung. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku,” ujar Kapolres, Jumat (20/02/2026).

Baca Juga:  Hadapi Tantangan Kebangsaan di Era Digital, Bakesbangpol KBB Teguhkan Persatuan Lewat Sosialisasi FPK

Menurutnya, orang tua dari para pelajar yang terlibat turut dipanggil ke Mapolres untuk diberikan pembinaan.

Langkah ini dilakukan agar pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada malam hari, dapat lebih ditingkatkan.

“Kami ingin orang tua lebih aware terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama di jam-jam rawan malam hari,” ucapnya.

Kapolres menegaskan, pelaku perang sarung dapat diproses secara hukum apabila memenuhi unsur pidana.

Untuk mencegah kejadian serupa, kepolisian bersama Satpol PP Kota Cimahi terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan di Kota Cimahi.

lSelain itu, masyarakat dan para orang tua diimbau berperan aktif dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan adanya pembinaan dan pengawasan berkelanjutan, kepolisian berharap aksi perang sarung di Kota Cimahi dapat ditekan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan Ramadan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Cimahi,” tambahnya.

Baca Juga:  Tim Pemenangan DILAN Intens Konsolidasi Jelang Pilbup Bandung Barat

Kapolres Cimahi juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya rencana atau aktivitas perang sarung maupun kegiatan negatif lainnya di lingkungan sekitar.



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026
Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat
Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling
KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru
Bupati Jeje Apresiasi HIPKI Bandung Barat, Program PKW dan PKK 2026 Jadi Terobosan Peningkatan SDM
Bupati Jeje Maknai Hari Buruh dengan Kegiatan Edukatif dan Positif Bahaya Narkoba bagi Buruh

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:25 WIB

BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WIB

KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru

Berita Terbaru

Proses penyembelihan dilaksanakan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (27/5/2026). foto: Abdul Kholilulloh

Tak Berkategori

Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:28 WIB

Ilustrasi pengamen cosplay pocong (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB