SEKITARKITA.id – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diperkirakan menjadi salah satu jalur penting yang dilalui jutaan pemudik dari berbagai daerah.
Lonjakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, diprediksi meningkat tajam seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran 2026.
Menghadapi potensi kepadatan lalu lintas tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (Dishub KBB) menyiapkan strategi pengawasan berbasis teknologi guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu teknologi utama yang diandalkan adalah Area Traffic Control System (ATCS). Sistem ini memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui jaringan kamera yang terpasang di berbagai titik strategis di wilayah Bandung Barat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Mochamad Ridwan, mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di pusat kendali ATCS untuk memonitor pergerakan kendaraan selama masa arus mudik berlangsung.
“Untuk ATCS pastinya kita operasikan untuk mengawasi arus mudik nanti,” ujar Ridwan, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, pemanfaatan teknologi pengawasan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi kemacetan di jalur arteri yang kerap dilalui para pemudik.
Ridwan menjelaskan, jaringan pengawasan yang dimiliki Dishub KBB saat ini cukup luas. Tercatat terdapat ratusan kamera pengawas yang terhubung langsung dengan ruang kontrol pusat.
“Ada 129 kamera yang tersebar di 59 titik persimpangan dan jalur arteri,” jelasnya.
Keberadaan kamera-kamera tersebut memungkinkan petugas mendeteksi potensi kemacetan maupun gangguan lalu lintas secara cepat.
“Dengan pemantauan secara real-time, petugas dapat segera mengambil langkah pengaturan lalu lintas atau berkoordinasi dengan pihak terkait di lapangan,” ucapnya.
Ia berharap sistem pengawasan berbasis teknologi ini dapat membantu meminimalkan hambatan perjalanan para pemudik yang melintasi wilayah Bandung Barat.
“Pemantauan berbasis teknologi diharapkan mampu meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan selama periode mudik Lebaran 2026,” pungkasnya.***
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








