Diduga alami gejala DBD, pemudik asal Ciamis tumbang di Posko Mudik Padalarang

- Penulis

Selasa, 9 April 2024 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemudik mengalami gejala DBD, petugas kesehatan posko mudik Padalarang tengah melakukan pemeriksaan (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Seorang pemudik mengalami gejala DBD, petugas kesehatan posko mudik Padalarang tengah melakukan pemeriksaan (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat | SekitarKita.id,– Petugas gabungan sigap membantu seorang pemudik yang tumbang dan terkapar lemah saat melintasi ruas Jalan Raya Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (08/04/2024).

Hendra Hermawan (51) pemudik asal Ciputat, Tangerang Selatan mengaku lemas saat hendak mudik ke kampung halaman di Ciamis, ia menggunakan kendaraan sepeda motor sendirian.

“Tadi tiba-tiba drop pas sampai sini (Padalarang),” kata Hendra saat ditemui pewarta SekitarKita.id di Posko Mudik Padalarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, akibat cuaca panas, Hendra mengalami pusing dan mual, sesaimpainya di pospam Padalarang dirinya berinisiatif untuk menepi.

“Udah kerasa dari Cipatat pas sampai sini (Padalarang) langsung masuk kesini,” ujar dia.

Petugas kepolisian yang tengah mengatur lalu lintas langsung sigap menolong saat sempat terjatuh dari kendaraan yang ditunggangi Hendra.

Melihat kondisi kesehatan Hendra melemah, ia langsung mendapat perawatan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis yang berjaga di Posko Kesehatan, kemudian setelah itu dia beristirahat hingga akhirnya tidur pulas.

Baca Juga:  Tanggapi Keluhan Buruh Terkait Janji Politik, Plt Bupati Hengky: Sudah Siapkan Rumah Murah

“Pas kemarin malam gak enak badan terus tidur, pas bangun sahur sudah enakan dan segar. Saya pastikan untuk jalan jam 6 pagi dari Ciputat,” ujarnya.

Hendra bercerita, saat tiba di Cianjur, dia merasakan pusing hingga akhirnya membatalkan puasa dan langsung makan agar kondisi kesehatannya kembali fit dan bisa melanjutkan perjalanan.

“Saya batalkan puasa pas sampai di Cianjur berhenti dulu makan bubur, lanjut perjalanan lagi tapi pas sampai sini (Padalarang) pusing lagi dan keleyengan,” ujar Hendra.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap Hendra setelah sampai di posko, berdasarkan keterangan tim medis, kata Hendra, ia diduga terkena gejala Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kendati itu, terkait dugaan gejala DBD, Hendra masih dilakukan observasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Katanya gejala tapi pas diperiksa lagi bukan, tapi suhu badan memang tinggi. Sekarang mau istirahat dulu, kalau kira-kira sudah agak enakan pengen lanjut lagi,” jelasnya.

Ia mengatakan, perjalanan dari Ciputat menuju Ciamis itu butuh waktu selama 8-9 jam, sehingga kondisi tubuh harus fit, apalagi baru sampai Padalarang dengan jaraknya tumpuh menuju kampung halaman masih jauh.

Baca Juga:  Regulasi Baru Terbit, Ratusan Kepala Sekolah di Bandung Barat Segera Menjabat

“Saya juga sudah ngontak keluarga, katanya saya harus istirahat dulu. Tapi sekarang kondisi sudah enakan, kalau diperbolehkan saya mau lanjut lagi,” ucap Hendra.

Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Cimahi, Ipda Uun Uniati Melinda Sari mengatakan, seorang pemudik tersebut sudah dilakukan pemeriksaan tensi darah, kemudian dilanjutkan dengan observasi.

“Kemungkinan indikasinya kelelahan dan kemungkinan ada DBD, nanti akan dikoordinasikan dengan rumah sakit terdekat. Tadi penanganannya sudah kami beri obat karena katanya dia mual juga,” katanya.

“Sementara jika hasil observasi menunjukan pemudik itu terkena penyakit DBD, kata Uni, maka dia akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dari posko kesehatan yakni Rumah Sakit Cahya Kawaluyan (RSCK),” tandasnya.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan Khusus (Lipsus)

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru