Akun TikTok Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Postingan Terakhir Jadi Petunjuk

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava— Akun TikTok pelaku dugaan ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta terungkap. Postingan terakhirnya dikaitkan dengan kejadian terorisme di negara lain.

Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa tersangka pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta berjumlah satu orang.

Informasinya dia mempunyai inisial F atau MFNH.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usianya masih 17 tahun.

Sekarang F berada di kelas 12 SMAN 72 Jakarta.

Sahabat sekelas, R mengungkapkan bahwa F dikenal sebagai seseorang yang diam dan terus menerus menghabiskan waktu sendirian.

“Di sekolah di kelas terus. Memang pendiam,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara waktu, pihak kepolisian menemukan dua perabot yang mirip senjata.

Tutur K, senjata tersebut mencantumkan beberapa nama pelaku serta tahun terjadinya kejadian pembunuhan massal atau serangan teror.

Senjata tersebut tidak asli, yang menjadi masalah adalah tulisannya. Di senjata itu terdapat sejumlah besar tulisan yang seharusnya tidak berada di sana. Andaikan, tahun kapan pelaku teroris itu ditulis namanya di sana, pelaku teroris yang menembak masjid,” ujar R.

Baca Juga:  Apple mengorbitkan beta publik iOS 18, iPadOS 18, dan macOS Sequoia

K mengira F melakukan tindakannya bukan sebab dendam, melainkan sebab memang terobsesi melakukan kejahatan seperti itu.

“Mungkin saja hanya hasratnya saja. Inspirasi dia untuk melakukan ini,” ujarnya.

Di media sosial kini ramai dibicarakan mengenai akun TikTok yang diduga merupakan pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Akun TikTok yang diduga pelaku adalah @doomedashes.

Berikut tautan akun TikTok yang diduga pelaku >>>

Menariknya, unggahan terakhir F mirip dengan kejadian terorisme di negara lain.

Akun X @tilehopper menyampaikan foto tersebut diunggah 8 jam sebelum terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Foto tas biru muda diduga merupakan unggahan pelaku.

Tampaknya pelaku memotret di dalam kamar mandi.

Tas itu juga ditemukan dalam kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Yang menjadi perhatian adalah, pelaku mengangkat jarinya dengan posisi jempol dan jari telunjuk membentuk tanda ‘OK’.

Simbol tangan tersebut mirip dengan dua remaja asing, Henderson Solomon (17) dan Natalie Samantha (15).

Ia adalah pelaku penembakan di Sekolah Menengah Antioch di Nashville, Tennessee, AS, pada 22 Januari 2025.

Baca Juga:  Luncurkan Karir di ITIL® dengan Sertifikasi ITIL® Basis

Sebelum terjadi penembakan, Henderson bepergian ke kamar mandi sekolah dan diduga telah mengambil senjata di tempat tersebut.

Ia juga membagikan gambar dengan tangan yang memperlihatkan simbol ‘OK’.

Begitu pula dengan Natalie Samantha yang juga memberikan simbol tersebut sebelum menembak di sekolah swasta Kristen di Wisconsin pada tahun 2024.

Simbol tangan tersebut diduga merupakan lambang yang digunakan oleh kelompok supremasi kulit putih.

Tetapi demikian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan keterkaitan motif F dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta.

“Itu juga yang sedang kita kaji, apakah dia memahami pandangan tertentu, apakah terpapar pada suatu materi atau mungkin saja juga hal yang membuatnya tertarik serta kaitannya dengan alasan mengapa dia melakukan semuanya, sementara waktu sedang kita dalami,” tutur Listyo.

Menurutnya, pihak kepolisian telah menemukan beberapa barang bukti yang keterkaitan dengan ledakan di SMAN 72 Jakarta.

“Ada pilihan bukti yang memberi dorongan untuk, yang sementara waktu sedang kita kumpulkan,” ujarnya.

Baca Juga:  5 Alat AI Generasi Teratas untuk Meningkatkan Produktivitas

Bukti tersebut mencakup tulisan, bubuk, catatan-catatan, termasuk media sosial yang dimiliki oleh tersangka, F.

“Terdapat tulisan, bukti berupa bubuk yang diduga bisa dikarenakan potensi ledakan, catatan lain kami kumpulkan, termasuk juga pemeriksaan terhadap media sosial dan keluarga, untuk mengumpulkan seluruhnya,” ujarnya.

Kini isu yang beredar adalah F menjadi penderita perundungan di sekolah.

Berita beredar bahwa F melakukan tindakan kejam sebagai bentuk balas dendam.

“Itu adalah salah satu hal yang juga kita kumpulkan sebagai bagian dari upaya kami dalam mengungkap motif. Informasi yang keterkaitan dan bisa memberi dorongan untuk proses kami untuk memperoleh gambaran mengenai motif, tentunya kami kumpulkan,” ujarnya.

Ikuti channel Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru