Dari Lima Calon Lahan Kopdes di Cipatat, Hanya Stone Garden yang Lolos Kajian Kelayakan

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

i

Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, menjelaskan alasan dipilihnya kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menurutnya, dari lima calon lahan yang diajukan, hanya kawasan Stone Garden yang dinyatakan layak berdasarkan hasil kajian pengembang.

Penjelasan tersebut disampaikan Tarkopa untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang menyebut pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih berada di kawasan bukit karst Citatah atau hutan lindung Stone Garden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tarkopa, bangunan koperasi tidak berdiri di atas bukit maupun kawasan hutan lindung, melainkan memanfaatkan sebagian lahan parkir milik Desa Gunungmasigit yang berjarak sekitar 300 meter dari Jalan Raya Padalarang-Cipatat dan sekitar 500 meter dari permukiman warga Kampung Girimulya RW 09.

Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa (foto: Abdul Kholilulloh)

“Rencana pembangunan bermula dari tawaran PT Agrinas melalui dukungan unsur TNI untuk membangun gedung koperasi desa di wilayahnya,” kata Tarkopa saat ditemui di kawasan Stone Garden, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan Nasional, Dadang Naser Distribusikan 6 Unit Handtraktor ke Petani KBB

Lima Calon Lahan Kopdes di Cipatat Dikaji

Tarkopa mengungkapkan, pemerintah desa sebelumnya mengajukan lima alternatif lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Related Posts

Kelima lokasi tersebut, kata dia, berada di RW 09 kawasan Stone Garden, RW 05 Lingkung Gunung, RW 21 Cigintung, RW 19 Cihalimum, dan Cisalada.

Namun, berdasarkan hasil kajian kelayakan yang dilakukan pihak pengembang, kawasan parkir Stone Garden dinilai paling memenuhi syarat karena memiliki akses yang lebih mudah dibandingkan lokasi lainnya.

Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh
Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

“Dari hasil kajian, lokasi di kawasan parkir Stone Garden dinilai paling strategis karena dekat dengan akses jalan utama. Sementara lokasi lainnya cukup jauh dari jalan raya,” ujarnya.

Tarkopa menjelaskan, pembangunan gedung koperasi hanya memanfaatkan lahan sekitar 700 hingga 800 meter persegi dari total luas area parkir sekitar 1.500 meter persegi. Dengan demikian, kapasitas parkir untuk wisatawan masih tetap tersedia.

Baca Juga:  Pelantikan PPK, Ketua KPU Karawang ultimatum 150 anggota hindari kecurangan

Ia juga menegaskan lokasi tersebut berada sekitar 100 meter dari permukiman warga RW 09 dan RW 15. Seluruh pedagang yang berjualan di kawasan wisata Stone Garden juga merupakan warga Desa Gunungmasigit.

“Pembangunan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kawasan wisata karena hanya menggunakan sebagian lahan parkir desa,” katanya.

Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh
Kawasan parkir Stone Garden sebagai lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

Menurut Tarkopa, pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih sepenuhnya dilaksanakan oleh PT Agrinas bersama mitra pelaksana. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 98 persen.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintah desa memberikan syarat agar tenaga kerja maupun pengelolaan koperasi nantinya memprioritaskan masyarakat Desa Gunungmasigit.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat penampungan sekaligus pemasaran berbagai produk UMKM desa.

Salah satu produk unggulan yang akan dipasarkan adalah hasil peternakan ayam milik BUMDes yang saat ini mampu memproduksi sekitar 50 kilogram telur per hari. Selama ini pemasaran masih terbatas ke warung-warung dan pembeli perorangan.

Penampakan Gedung KDMP di wisata Stone Garden (foto: Abdul Kholilulloh)
Penampakan Gedung KDMP di wisata Stone Garden (foto: Abdul Kholilulloh)

“Bahkan, untuk simpan pinjamnya sudah berjalan dengan jumlah anggota 109 orang,” ungkap Tarkopa.

Baca Juga:  Ngamuk, Seorang pria aniaya wanita penagih hutang di Sumatera Utara

Ke depan, Tarkopa berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi penyalur telur maupun berbagai produk lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memenuhi kebutuhan berbagai layanan di desa.

Dengan demikian, perputaran ekonomi masyarakat diharapkan semakin meningkat sekaligus mampu menambah pendapatan asli desa.

Sementara itu, terkait usulan perbaikan akses jalan menuju kawasan tersebut, Tarkopa mengatakan prosesnya masih terkendala belum adanya kesepakatan dengan ahli waris lahan.

oplus_0
Tahap pembangunan KDMP di Desa Gunung Masigit mencapai 98 persen (foto: Abdul Kholilulloh)
Tahap pembangunan KDMP di Desa Gunung Masigit mencapai 98 persen (foto: Abdul Kholilulloh)

Meski demikian, pemerintah desa terus melengkapi fasilitas umum, termasuk pemasangan penerangan jalan. Saat ini hanya tersisa lima titik lampu penerangan jalan umum yang belum dipasang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Berita Terbaru

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Padalarang-Bandung, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.37 WIB. Foto: Abdul Kholilulloh

Bandung Barat

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 18:30 WIB