SEKITARKITA.id – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada di Kampung Girimulya, RT 02 RW 09, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendadak viral di berbagai platform media sosial.
Sorotan publik muncul setelah beredar informasi yang menyebut Koperasi Merah Putih Gunungmasigit Citatah dibangun di tengah hutan dan jauh dari permukiman warga.
Isu tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat karena koperasi ini merupakan bagian dari program nasional yang tengah dikembangkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video yang beredar, bangunan koperasi memang terlihat berada di kawasan perbukitan karst Citatah Stone Garden.
Di belakang bangunan tampak tebing batu kapur yang menjulang tinggi, sementara area di sekitarnya dipenuhi semak belukar dan rumpun bambu. Kondisi tersebut membuat lokasi koperasi terkesan berada di tengah gunung.
Menanggapi isu yang viral tersebut, Komandan Rayon Militer (Danramil) 0905/Cipatat, Kapten Inf. Sujana, memastikan informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Menanggapi yang viral di media, itu tidak benar adanya. Lokasi ini sudah disesuaikan dengan persyaratan dan kriteria yang telah ditentukan oleh PT Agrinas,” ujar Kapten Inf. Sujana saat ditemui SEKITARKITA.id usai meninjau lokasi Koperasi Merah Putih Cipatat, Selasa (7/7/2026).
Fakta dilapangan, bangunan Koperasi Merah Putih Bandung Barat berdiri di area parkir kawasan wisata, bukan di kawasan hutan seperti yang ramai diberitakan di media sosial.
“Yang jelas, bangunan ini bukan berada di atas gunung, melainkan di kawasan bawah antara Gunung Masigit dan Stone Garden,” jelasnya.
Selain itu, lokasi tersebut memiliki akses kendaraan yang mudah dijangkau dan berada tidak jauh dari permukiman warga.
“Lokasi ini berada di tempat parkir objek wisata. Akses kendaraan mudah dan dekat dengan masyarakat. Memang secara kontur tanah posisinya berada di dataran yang lebih tinggi, sehingga terkesan berada di atas,” jelasnya.
Kapten Sujana juga mengungkapkan bahwa progres pembangunan Koperasi Merah Putih Gunungmasigit Citatah saat ini telah mencapai sekitar 89 persen. Pekerjaan yang tersisa hanya tahap akhir sebelum bangunan siap digunakan.
“Progres pembangunan sudah mencapai 89 persen. Tinggal sedikit lagi proses penyelesaiannya,” katanya.
Ia menambahkan, proses pembangunan koperasi turut melibatkan masyarakat sekitar. Mayoritas tenaga kerja yang digunakan merupakan warga lokal yang memiliki keahlian di bidang konstruksi.
“Untuk perekrutan pekerja, kami memang menggunakan warga lokal sebagai tenaga tukang,” ujarnya.
Ke depan, Kapten Sujana berharap keberadaan Koperasi Merah Putih Bandung Barat mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan warga Desa Gunungmasigit Citatah dan sekitarnya.
“Harapan kami, program Koperasi Merah Putih ini benar-benar dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar desa. Alhamdulillah, warga juga sangat antusias dengan hadirnya koperasi ini,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








