Anggota Komisi IV DPR RI Dadang M. Naser Gelar Sosialisasi Empat Pilar Tahap XIII di Padalarang KBB

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol, (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol, (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol, kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap XIII sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika ini dilaksanakan di Shootness Cafe, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin, 15 Desember 2025.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menanamkan kembali nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan etika kehidupan berbangsa, di tengah berbagai tantangan sosial, politik, hingga potensi kebencanaan yang dihadapi Indonesia saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Dadang M. Naser menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia apabila dikelola dengan semangat persatuan dan sikap kenegarawanan.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol, (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol, (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menyoroti pentingnya etika politik kebangsaan yang mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun partai politik.

Baca Juga:  Prabowo Imbau Kepolisian Berhemat, Kurangi Seremoni HUT

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujar Dadang.

Menurutnya, ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun kecintaan terhadap tanah air serta menumbuhkan semangat sabilulungan sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.

Ia mencontohkan Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa dan persatuan nasional.

“Empat pilar ini sejatinya menjadi motivasi mencintai tanah air. Indonesia sebenarnya sudah memiliki nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering tergerus konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Selain itu, Dadang juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkeadilan, khususnya sektor kehutanan.

Ia menegaskan bahwa kekayaan alam harus dikuasai negara dan dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan justru menjadi sumber kerusakan lingkungan dan bencana.

Baca Juga:  TNI Telusuri Dugaan 23 Prajurit Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi akibat kebijakan keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Dalam bidang ekonomi, Dadang mengingatkan agar sistem ekonomi nasional kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Koperasi harus diperkuat, bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus memiliki karya dan usaha nyata agar koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Sementara itu, dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama dengan sikap saling menghormati tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Toleransi bukan ikut-ikutan ibadah, tetapi saling menghormati, menjaga ketenangan, dan kerukunan dalam menjalankan ibadah masing-masing,” ujarnya.

Ia menutup kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut dengan mengajak seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tingkat desa hingga nasional, guna memperkuat persatuan bangsa, menekan konflik sosial, serta meminimalkan dampak kebencanaan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah
Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib
Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut
PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun
Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi
Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026
Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16 WIB

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:46 WIB

Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02 WIB

PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Berita Terbaru