Anggota Komisi V DPR-RI Temui Perwakilan Ojol, Usai Bacakan Keputusan Massa Aksi Bubarkan Diri

- Penulis

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Anggota Komisi V DPR-RI, Eddy Santana Putra temui perwakilan Ojol, Kompleks Parlemen gedung DPR RI, Jakarta. Senin (29/08/2022)

Jakarta, SekitarKita.net,- Perwakilan Anggota Komisi V DPR RI Eddy Santana Putra akhirnya menemui demonstran. Pada aksi unjuk rasa ribuan pengemudi driver ojek online (Ojol) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2022) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eddy menyampaikan hasil pertemuan dengan para perwakilan pengemudi Ojol di atas mobil komando. Adapun poin yang disampaikan usai pertemuan itu, salah satunya menampung aspirasi mereka terkait kenaikan tarif tranportasi online.

 

“Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada driver ojek online yang telah memperjuangkan aspirasi tarif transportasi online,” ujar Eddy.

Massa aksi unjuk rasa ribuan Ojol didepan gedung DPR RI akhirnya membubarkan diri 

Terkait payung hukum dan revisi Undang-undang no. 29 tahun 2019, Eddy berjanji akan memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Kita sama-sama berjuang supaya keberadaan ojek online atau transportasi online ini tetap ada di negeri yang kita cintai ini,” tegasnya. 

Baca Juga:  Jelang Libur Nataru 2026, Bupati Jeje Ultimatum Praktik Getok Harga Parkir di Wisata Lembang

Pada berita SekitaKita.net sebelumnya, ribuan driver Ojol dari berbagai elemen yang ada di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Usai pertemuan dan bacakan hasil para demonstran membubarkan diri.

Perwakilan Anggota Komisi V DPR-RI Eddy Santana Putra temui belasan Ojol (sumber: video anggaran Ojol Cakung, Jakarta Timur)

Dan perwakilan orang dari mereka juga sempat bertemu dengan anggota Komisi V, untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam aksinya, mereka menuntut 4 point yakni yakni menuntut payung hukum atau revisi UU Nomor 22 Tahun 2019. 

Selain menuntut revisi potongan pendapatan mitra, para Ojol juga tuntut revisi perjanjian kemitraan dan menolak kenaikan harga BBM yang dirasa merugikan semua pihak.

Editor: Abdul Kholilulloh

Sumber video: (anggota Ojol Cakung, Jakarta Timur) 

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat
ATCS Bandung Barat Kerap Terkendala Internet, Dishub Evaluasi Bandwidth

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:20 WIB

Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB