Biadab, Polres Cimahi ungkap Pelaku Gunakan Cairan Keras HCL, Beresiko Luka Bakar

- Penulis

Senin, 5 Desember 2022 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Cimahi ungkap kasus penyiraman air keras yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya di Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh).

i

Polres Cimahi ungkap kasus penyiraman air keras yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya di Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh).

BANDUNG BARAT| SekitarKita.id – Kepolisian mengungkap motif Danil Satria Darma (3) pelaku penyiraman air keras yang terjadi di Kampung Pos Weran, RT RT 01/14 Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Danil terbukti melakukan penganiayaan dengan menyiramkan cairan air keras jenis HCL kepada istri Dini Septi Widayanti (37) yang mengakibatkan korban mengalami luka serius.

Cairan air keras jenis HCL (foto: Abdul Kholilulloh)

Diketahui HCL atau Asam Klorida yang mengandung asam pekat 38 persen HCL dan biasa digunakan untuk industri zat-zat warna, seperti mengikat basa-basa organic. Semua jenis air keras jika mengenai kulit akan menghasilkan luka bakar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan mengatakan bahwa dari hasil interogasi, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena rasa sakit hati.

 

Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan didamping Kapolsek Padalarang saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang (foto: Abdul Kholilulloh).

“Motifnya pelaku menolak untuk diceraikan korban yang akhirnya pada hari kejadian, keduanya bertemu di dekat rumah korban,” kata AKBP Imron saat gelar perkara di Polsek Padalarang, Senin (5/12/2022).

Baca Juga:  Reses Anggota DPRD Jabar Tuti: Aspirasi Warga KBB Fokus pada Peningkatan Lapangan Kerja

“Seketika Danil melakukan kekerasan kepada istrinya Dini dengan cara menyiramkan air keras jenis HCL sehingga menyebabkan korban mengalami luka mulai dari wajah, badan hingga kaki,” sambungnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Imron, air keras HCL tersebut dibeli secara online.

“Mereka sempat berbicara sebentar dan akhirnya terjadi kejahatan penyiraman air keras terhadap korban. Air keras tersebut dibeli secara online,” jelasnya.

Dua hari pasca kejadian, lanjut dia, Unit Reskrim Polsek Padalarang dibackup Resmob Polres Cimahi melakukan lidik dan olah TKP.

“Dari sumber informasi yang akurat, tersangka ternyata berada di Bekasi dan ditangkap pada Sabtu dini hari,” terangnya.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 4 ayat 2 UU tentang KDRT dan pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Korban saat ini masih mendapat perawatan di RS Al-Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara status keduanya masih suami istri lantaran masih dalam proses perceraian.

“Untuk tempat tinggal, selama ini pisah rumah dan pernah juga sekali melakukan KDRT dalam keadaan sadar,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa Dini Septi Widayanti (37) seorang warga Kampung Pos Wetan, RT 01/14 Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terpaksa harus di bawa ke rumah sakit usai dianiaya suaminya sendiri.

Baca Juga:  IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sekujur tubuh Dini saat ini dalam kondisi melepuh dan mengelupas lantaran disiram air keras oleh pelaku yang merupakan sang suami sendiri pada Kamis 1 Desember 2022 sekira pukul 16.30 WIB.

Akibat penyiraman air keras tersebut, tubuh korban mendapat luka hampir 80 persen. Ironisnya, peristiwa tersebut dilakukan saat anak kedua pasangan tersebut ada di lokasi dan menyaksikan peristiwa tersebut.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru