Bisakah Mengisi Baterai HP Mencapai Penuh? Fakta dan Penjelasannya

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Pengisian baterai sampai 100% benar-benar tidak berbahaya sebab perusahaan seperti Apple, Samsung, dan Google tidak pernah melarangnya secara resmi.
  • Rekomendasi mengisi daya sampai 80 persen muncul sebab pada kisaran 80–100 persen, tegangan listrik meningkat dan bisa memberi beban tambahan pada baterai.
  • Faktor utama dalam menjaga kesehatan baterai bukan terletak pada tingkat pengisian, namun pada suhu, hindari kepanasan seperti saat mengisi daya sambil bermain atau ketika ponsel terkena sinar matahari langsung.

 

AdinJavaApakah boleh mengisi daya ponsel sampai 100 persen, atau cukup hingga 80 persen saja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan ini tak henti-hentinya muncul di kalangan pengguna ponsel yang ingin menjaga daya menahan baterai.

Meski terdengar biasa saja, metode pengisian daya ternyata bisa memengaruhi umur pakai baterai dalam jangka panjang.

Sepanjang ini, sejumlah besar orang menyarankan untuk mengisi daya sampai 80 persen saja, agar menjaga kondisi baterai (battery well being).

Tetapi disisi berbeda, perusahaan seperti Apple, Samsung, dan Google tidak pernah secara resmi melarang pengisian baterai sampai penuh.

Lalu, yang benar itu apa? Apakah mengisi daya HP sampai 100 persen justru berisiko?

Atau nyatanya yang paling penting bukanlah persentase daya, melainkan faktor lain seperti suhu saat pengisian baterai?

Sebagai informasi, umur pakai baterai ponsel biasanya ditunjukkan melalui tingkat kesehatan baterai atau battery well being.

Kesehatan baterai merujuk pada kemampuan baterai dalam mendatanya daya atau lamanya penggunaan baterai sebelum perlu diisi kembali.

Baca Juga:  Manfaat Kayu Gaharu yang Luar Biasa

Andai kondisi kesehatan baterai ponsel masih baik, maka baterai mampu mendatanya daya dengan kapasitas yang maksimal.

Andai mampu mengoptimalkan penggunaan daya, maka ponsel bisa digunakan dalam jangka waktu yang preferrred, sebelum baterai habis dan perlu diisi kembali.

Agar bisa memperpanjang umur baterai dan menjaga kesehatan baterai, muncul rekomendasi untuk mengisi daya ponsel sampai 80 persen saja.

Tetapi, rekomendasi tersebut nyatanya bukanlah satu-satunya saran. Merekomendasikan mengisi baterai HP sampai 80 persen saja bisa saja mungkin menimbulkan kebingungan bagi pengguna.

HP dirancang agar bisa diisi sampai 100 persen, tetapi mengapa ada anjuran untuk mengisi baterai HP hanya hingga 80 persen saja.

Lalu, nyatanya berapa persen yang preferrred untuk mengisi ulang ponsel? Atau, sebaiknya mengisi ulang ponsel sampai berapa persen?

Andai bingung, silakan perhatikan penjelasan tentang cara mengisi daya ponsel yang benar di bawah ini.

Cara mengisi daya ponsel yang tepat

Cara mengisi daya ponsel yang benar pada dasarnya tidak mempunyai aturan pasti mengenai seberapa persen baterai yang perlu diisi.

Rekomendasi mengisi baterai HP sampai 80 persen muncul akibat masalah tegangan listrik saat proses pengisian berlangsung.

Secara umum, proses pengisian daya terbagi menjadi dua tahapan, yaitu pengisian dari 0 sampai 80 persen dan dilanjutkan sampai sampai 80 sampai 100 persen.

Dilansir dari Android Authority, saat pengisian daya sampai 80-100 persen, terjadi tegangan listrik yang tinggi.

Kuat arus listrik dalam baterai akan naik secara perlahan sampai sampai kapasitas penuh 100 persen.

Baca Juga:  OnePlus Nord 4 mendapat empat pembaruan Android utama dan enam tahun patch keamanan

Tegangan listrik yang besar bisa memberatkan baterai.

Tegangan yang rendah bisa mengurangi beban pada baterai dan minim meningkatkan umur pakai baterai.

Tegangan listrik yang optimum untuk minim meningkatkan masa pakai baterai berada dalam kisaran 30 sampai 80 persen.

Untuk alasan itu, pengguna disarankan untuk mengisi baterai saat sampai 30 persen dan melepasnya ketika sudah sampai 80 persen.

Sementara waktu, seperti yang pernah dikatakan di atas, saran untuk mengisi daya HP sampai 80 persen pada dasarnya bukanlah petunjuk yang tunggal.

Andai dilihat lebih lanjut di situs resmi beberapa produsen ponsel seperti Apple, Samsung, dan Google (Pixel), mereka secara bersama-sama tidak menyebutkan secara spesifik seberapa persen pengisian daya yang sebaiknya dilakukan.

Dengan ujar lain, pengguna nyatanya diizinkan untuk mengisi daya ponsel sampai 100 persen.

Baterai HP yang terisi penuh sampai 100 persen akan sangat bermanfaat ketika pengguna ingin memakai ponselnya di luar lokasi (jauh dari sumber listrik) dalam jangka waktu yang lama.

Dengan mengisi baterai sampai penuh, pengguna dapat dapatkan waktu penggunaan yang lebih lama sebelum kembali memerlukan pengisian ulang, dibandingkan hanya mengisi sampai 80 persen.

Daripada melarang pengguna mengisi daya sampai penuh 100 persen, ketiga produsen ponsel tersebut sama-sama menekankan hal-hal atau tindakan yang perlu dihindari pengguna agar menjaga kesehatan baterai ponsel.

Lawan utama kesehatan baterai ponsel, di situs resmi Apple, Samsung, dan Google, terdapat saran yang sama untuk menjaga kesehatan baterai ponsel tidak menurun secara drastis, yaitu pengguna diminta agar menjaga ponsel dari paparan suhu panas yang ekstrem.

Baca Juga:  10 cara untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dengan cepat

Suhu tinggi pada ponsel dapat berasal dari berbagai sumber. Contohnya, saat mengisi daya sambil memakai ponsel, mengisi daya dengan ponsel masih dalam casing, atau sedang berada di tempat yang panas (terkena sinar matahari langsung).

Suhu yang tinggi secara umum bisa mempercepat penurunan kualitas baterai secara signifikan.

Tindakan atau sumber yang dikarenakan ponsel menjadi panas sebaiknya dihindari agar umur baterai tetap awet lebih lama.

Suhu tinggi bisa hal itu dianggap sebagai ancaman utama bagi kesehatan baterai ponsel.

Bukti ini ditunjukkan oleh beberapa produsen ponsel yang secara sengaja menyediakan fitur yang mampu mengurangi kenaikan suhu pada perangkat.

Beberapa perangkat seperti iPhone mempunyai fitur yang menghambat kenaikan suhu akibat proses pengisian daya.

Ketika iPhone sedang diisi daya, pengisian akan berhenti secara otomatis pada 80 persen sebab suhu meningkat.

Penghentian pengisian daya otomatis dilakukan guna menghindari HP terkena suhu tinggi yang dapat dikarenakan penurunan kesehatan baterai secara signifikan.

Andai merujuk pada informasi yang diungkapkan oleh situs resmi beberapa produsen ponsel, untuk menjaga kesehatan baterai, pengguna sebaiknya menghindari paparan panas pada perangkat, termasuk mengurangi kebiasaan menyalakan ponsel sambil mengisi daya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Berapa Persen Baterai HP Sebaiknya Dicas? Begini Penjelasannya”



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru