BNPB: Hari Kelima Pencarian Longsor Cisarua, 52 Kantong Jenazah Ditemukan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konfrensi pers update pencarian korban longsor hari ke 5 di posko darurat aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konfrensi pers update pencarian korban longsor hari ke 5 di posko darurat aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Proses pencarian dan evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, telah memasuki hari kelima, pada Rabu 28 Januari 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya perkembangan signifikan meski operasi dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, hingga hari kelima operasi pencarian, tim gabungan berhasil menemukan sebanyak 52 kantong jenazah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah tersebut, 32 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari keempat pada Selasa (27/1/2026). foto: Abdul Kholilulloh
Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari keempat pada Selasa (27/1/2026). foto: Abdul Kholilulloh

“Ini hari kelima dari hari pertama sampai sekarang memang ada kemajuan. Pencarian dan pertolongan per hari ini sudah ditemukan 52 kantong jenazah. Dari jumlah itu, 32 sudah berhasil diidentifikasi dan Kementerian Sosial telah memberikan santunan kepada keluarga korban,” ujar Suharyanto saat meninjau langsung lokasi bencana.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam proses pencarian korban longsor Pasirlangu adalah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNPB telah melakukan modifikasi cuaca guna menekan curah hujan di wilayah terdampak.

Baca Juga:  Pelantikan PAW DPRD KBB: Asep Miftah Gantikan Almarhum Lili Suhaeli, Bupati Jeje Beri Pesan Menyentuh

“Alhamdulillah, modifikasi cuaca bisa membantu meskipun hujan tidak bisa dihentikan sepenuhnya. Kami sepakat, meskipun curah hujan tinggi, ketika cuaca cerah satu sampai dua jam, pencarian langsung dilanjutkan,” jelasnya.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konfrensi pers update pencarian korban longsor hari ke 5 di posko darurat aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konfrensi pers update pencarian korban longsor hari ke 5 di posko darurat aula kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan diperkuat oleh personel dari berbagai instansi, penggunaan alat berat, serta anjing pelacak (K9) untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.

BNPB menargetkan masa tanggap darurat selama dua minggu tanpa perpanjangan.

“Target kami, tanggap darurat dua minggu tidak diperpanjang dan seluruh penanganan bisa pulih serta terkendali,” tegas Suharyanto.

Selain fokus pada pencarian korban, pemerintah pusat dan daerah juga mulai melakukan pendataan dampak kerusakan akibat longsor. Hingga saat ini, tercatat 48 rumah warga mengalami kerusakan berat hingga hilang.

“Badan Geologi juga sedang mendata apakah di luar 48 rumah itu masih ada rumah lain yang harus direlokasi. Pemerintah sedang mencari lahan untuk relokasi warga terdampak,” ungkapnya.

Suharyanto memastikan, penanganan tanggap darurat hingga hari kelima berjalan lancar dan seluruh kendala di lapangan dapat diurai dengan baik.

Baca Juga:  Masih Banyak Warga Belum Masuk DTKS, Imam Tunggara Usulkan DT-SEN untuk Pelayanan Kesehatan

Ketersediaan logistik dinilai sangat mencukupi berkat dukungan dari berbagai kementerian, lembaga, serta partisipasi masyarakat.

“Logistik sangat banyak, bantuan makanan di posko melimpah. Tinggal pendataan pengungsi yang harus dilakukan secara serius oleh pemerintah daerah,” katanya.

BNPB juga menegaskan, warga terdampak longsor Pasirlangu yang mengungsi, baik di posko pengungsian maupun di rumah kerabat, tetap akan mendapatkan haknya.

Bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang, pemerintah akan memberikan dana tunggu hunian.

“Dana tunggu hunian akan diberikan untuk bulan Januari, Februari, dan Maret,” jelasnya.

Lebih lanjut, Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi bencana merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

“Banyak bencana memang sedang kami tangani di berbagai daerah. Namun tidak berarti bencana di Bandung Barat ini tidak tertangani penuh. Saya bersama kementerian, lembaga, TNI, dan Polri turun langsung untuk membantu di sini,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah
DPC Partai Demokrat KBB Gelar Gerakan Indonesia Asri, Langit Biru Sambut HUT ke-25

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

Berita Terbaru